SUARA SEMARANG - Asnawi Mangkualam tiba-tiba ajak Pratama Arhan untuk pulang ke Indonesia seperti apa yang dilakukan oleh Egy Maulana Vikri dan Witan Sulaiman.
Asnawi sekarang masih merumput bersama Jeonnam Dragons di kasta kedua Liga Korea atau K League 2.
Sedangkan Pratama Arhan masih mengenakan seragam bersama tim Liga Jepang J2 League divisi dua Tokyo Verdy.
Berbeda dengan Pratama Arhan, tenaga dan servis Asnawi Mangkualam kerap dipakai tim total 40 laga di K League total mencetak 2 gol dan 3 asisst.
Pratama Arhan yang sudah genap hampir satu tahun bersama Tokyo Verdy baru sekali dimainkan oleh Tokyo Verdy.
Bisa saja ajakan Asnawi Manhkualam kepada Pratama Arhan untuk balik ke Indonesia agar mendapat menit bermain yang banyak.
Sebab Asnawi pasti sangat paham dengan kemampuan Pratama Arhan, sebagai rekan di Timnas Indonesia, supaya tidak kehilangan sentuhan gaya permainan dia.
Asnawi ajak Pratama Arhan pulang ke Indonesia tentunya sangat dimungkinkan dengan maksud seperti langkah yang dilakukan oleh pemain abroad lainnya, Egy Maulana Vikri dan Witan Sulaiman.
Egy dan Witan memutuskan untuk kembali ikut kompetisi lokal tanah air bersama klub Liga Devisi 1 Indonesia.
Egy Maulan Vikri yang sudah menjajal klub Lechia Gdansk, FK Senica dan Zlate Moravce langsung bermain untuk klub promosi Liga 1 Dewa United dan dipasang starter line up.
Hal yang sama juga bagi Witan Suleman, hengkang dari AS Trencn kemudian ia mendapat kontrak dari Persija Jakarta.
Baik Egy maupun Witan tentu sudah paham saat buntu belum mendapat klub atau kontrak baru di luar negeri maka sangat diperlukan klub yang segera menampungnya.
Hal ini agar menit bermain dan untuk menjaga sentuhan permainan terjaga sebab akan menjalani pertandingan krusial bersama Timnas Indonesia di Piala Asia.
Tentunya Asnawi juga ingin Pratama Arhan mendapat kesempatan bermain lenbih banyak entah apa saja klubnya di Liga Indonesia.
Namun Asnawi juga seolah memberi kode bahwa jika pulang ke Indonesia untuk bisa memilih klub yang bagus.
Meski tak menyinggung nama klub lamanya yakni PSIS Semarang, sepertinya bukan rekomendasi dari Asnawi bagi Pratama Arhan.
PSIS Semarang kini sudah komplit dalam pemain untuk tiap lini, termasuk pos Pratama Arhan sebelumnya di bek kiri, kini diisi Taufik Hidayat.
Ajakan Aswnawi pada Pratama Arhan untuk balik ke Indonesa, dia ucapkan dalam kolom komentar Instagram pribadi Arhan.
Prtama Arhan yang memposting foto-foto saat berlaga bersama Tokyo Verdy langsung dikomentari oleh Asnawi Mangkualam.
"Ditunggu sama @egymaulanavikri @witansulaiman_" komentar @asnawi_bhr.
Komentar Asnawi pun mendapat ratusan rekomentar dari para netizen yang kepo apa maksud ajakan terhadap Pratama Arhan yang ditunggu Egy dan Witan.
"@asnawi_bhr disuruh ke persib ya bang? Wkwk" komentar @l0veliylaa_.
"@al.farizei arhan dikon mulih karo asnawi.. Nututi witan, egy" kat @febriaaaanto.
"@asnawi_bhr jangan begitu sesama pemain sepakbola. Entah mksd anda bercanda atau apa. Tapi bisa aja itu menyinggung yg bersangkutan.. fokus aja sama karir anda diluar negri.. setiap orang punya pilihan masing2." kata @jono.wijaya02.
Mendapat komentar dari Asnawi Mangkualam, Pratama Arhan hanya menjawab singkat saja yaitu justru menyuruh Asnawi duluan yang pulang Indonesia lebih dulu kemudian ia akan menyusul.
"@asnawi_bhr kamu dulu aja" komentar balik Pratama Arhan.
Hingga saat ini belum da kabar apakah Pratama Arhan akan balik ke Indonesia kembali ke PSIS Semarang atau ke klub Liga 1 lainnya.