SUARA SEMARANG – Program mudik gratis yang sempat terhenti karena pandemi virus covid-19, kembali digelar pada tahun 2023 ini. Program mudik gratis ini akan menggunakan moda transportasi kereta api.
Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian perhubungan - Djarot Tri Wardhono seperti dikutip Antara mengatakan, program ini diselenggarakan pada 11-20 April untuk arus mudik dan 25 April-4 Mei untuk arus balik.
Sedangkan pendaftaran dibuka mulai 1 Maret-3 Mei, dimana kuota disediakan untuk motor sebanyak 10.440 motor, dengan jumlah penumpang sebanyak 46.720 orang.
“ini jauh jauh sekali dibandingkan tahun 2019 dan setiap tahun kira-kira naik sekitar 2000-an. Jadi, di tahun 2017 ada 15.000 motor yang bisa diangkut dengan kereta api kemudian di 2018 menjadi 17.000 dan paling tinggi adalah di tahun 2019, yaitu 19.000 sepeda motor yang kami angkut," kata dia
Pada tahun ini kata Djarot, kereta penumpang akan dirangkaikan langsung dengan rangkaian kereta barang yang mengangkut motor penumpang. Dengan tarif Rp.10.000 – Rp.20.000 per penumpang.
"Jadi, motor itu bisa mudik bersama orangnya, motor di gerbong barang kemudian orangnya di gerbong penumpang ," ungkapnya.
Sedangkan untuk rute rencanannya akan dimulai dari wilayah Cilegon dan Merak. Dengan demikian pemudik yang berasal dari luar Jawa bisa memanfaatkan moda transportasi ini untuk melanjutkan perjalanannya.
“Jadi, kalau dari daerah Cilegon dan sekitarnya dari Merak dan sekitarnya misalnya dari Lampung dia sudah lelah naik motor dari Cilegon bisa naik kereta dan sampai kepada tujuan itu yang menjadi perbedaan kedua," kata Djarot.
Baca Juga: 4 Cara Langganan Netflix Tanpa Kartu Kredit