SUARA SEMARANG - Pasar Dugderan di Kota Semarang kembali digelar setelah selama 3 tahun ditiadakan.
Dalam Pasar Dugderan Semarang 2023, para pengunjung dapat berbelanja sekaligus nostalgia dengan mainan zaman dulu, seperti kapal otok otok.
Mainan ini biasanya dijumpai di Pasar Dugderan dan menjadi salah satu mainan yang diburu para pengunjung.
Dinamakan Kapal Otok Otok karena miniatur kapal ini bisa mengeluarkan suara saat dimainkan.
Cukup dengan minyak goreng, kapal ini bisa berjalan mengitari ember dan mengeluarkan bunyi khas.
Kembalinya Pasar Dugderan 2023 diharapkan mampu mengangkat kembali perekonian masyarakat Kota Semarang dan menyambut momen Ramadhan.
Untuk tahun ini, Pasar Dugderan ditata di kawasan Jalan Agus Salim setelah beberapa tahun sebelumnya menggunakan Jalan Pemuda.
Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu ingin Pasar Dudgeran bisa tertata rapi sehingga memberikan kenyamanan bagi pengunjung.
"Jangan ada yang di Pemuda, jadi di Agus Salim saja. Ini pemberdayaan masyarakat tapi harus rapi. Apapun, kota ini semakin ke depan semKin seimbang. Kami support polaku usaha tapi kotanya juga bersih," jelas Mbak Ita dikutip dari semarangkota.go.id.
Baca Juga: Miris, Mahasiswa Terlibat Aksi Begal Berkedok Tawuran Terorganisir di Palembang
Dalam Pasar Dugderan tahun ini terdapat 165 lapak pedagang yang terdiri dari kuliner, pakaian, mainan, hingga wahana permainan.
Adapun jam operasional pedagang di Pasar Dugderan mulai dari pukul 09.00 WIB hingga 21.00 WIB.
Pasar Dugderan akan berlangsung mulai tanggal 10 maret sampai 22 maret 2023.
"Tentunya pedagang dapat menyesuaikan dengan aturan buka tutupnya dari pemerintah Kota Semarang," ungkapnya.
Pasar Dugderan tahun ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya karena Kota Semarang sudah memiliki alun-alun.