Suara.com - Kabar membanggakan kembali datang dari industri perfilman Tanah Air.
Film pendek bertajuk Anak Macan atau dikenal dengan judul internasional My Plastic Mother baru saja menorehkan prestasi gemilang.
Tak main-main, Anak Macan sukses mengharumkan nama sineas Indonesia di panggung internasional tepat pada awal tahun 2026 ini.
Anak Macan yang digarap oleh Amar Haikal ini baru saja memenangkan penghargaan bergengsi di ajang Flickerfest Australia.
Yuk, simak sederet fakta menarik film Anak Macan yang baru saja menyabet penghargaan Best International Short Film Flickerfest 2026!
1. Raih Gelar Best International Short Film di Australia

Film garapan sutradara Amar Haikal ini berhasil menyabet penghargaan Best International Short Film di ajang Flickerfest International Short Film Festival ke-35 di Australia.
Kabar kemenangan ini disampaikan secara resmi oleh Podium Pictures melalui akun Instagram mereka pada Senin, (2/2/2026).
Flickerfest sendiri adalah festival film pendek tahunan paling bergengsi di Australia yang diselenggarakan selama 10 hari di Bondi Beach, Sydney sejak 23 Januari.
2. Deretan Prestasi di Berbagai Festival Film Dunia

Sebelum berjaya di Australia, Anak Macan telah lebih dulu melanglang buana ke berbagai ajang penghargaan nasional dan internasional sejak tahun 2025.
Baca Juga: Agak Laen: Menyala Pantiku Jadi Film Indonesia Terlaris, Posisi Avengers Endgame Terancam
Dari dalam negeri Anak Macan masuk nominasi Film Cerita Pendek Terbaik dalam ajang Festival Film Indonesia (FFI) 2025
Kemudian masih di tahun yang sama, Anak Macan ikut andil dalam Leeds International Film Festival (LIFF) 2025.
Prestasi film Anak Macan makin menjanjikan setelah berhasil masuk dalam nominasi kategori Best Performance dalam Singapore International Film Festival (SGIFF) 2025.
Film Anak Macan pun turut berpartisipasi dalam ajang Beirut Shorts 2025.
3. Berawal dari Tugas Akhir Mahasiswa IKJ

Siapa sangka film berdurasi 17 menit ini awalnya merupakan proyek tugas akhir Amar Haikal bersama lima rekannya di Institut Kesenian Jakarta (IKJ).
Dalam proses pembuatannya, mereka mendapatkan bimbingan langsung dari sutradara legendaris Indonesia, Riri Riza.