Tolak Hasil Konfercab, Kader Ansor Banser Demak Geruduk Kantor Pusat, Gelar Istighosah Kirim Sholawat Asyghil

Semarang

Minggu, 19 Maret 2023 | 20:33 WIB
Tolak Hasil Konfercab, Kader Ansor Banser Demak Geruduk Kantor Pusat, Gelar Istighosah Kirim Sholawat Asyghil
Kader Ansor Banser Demak Geruduk Kantor Pusat GP Ansor Jakarta.

SUARA SEMARANG - Sebagai aksi tolak hasil Konfercab para kader GP Ansor dan Banser Kabupten Demak mendatangi kantor Pimpinan Pusat (PP) GP Ansor Jakarta pada Minggu 10 Maret 2023.

Kedatangan sebanyak 150 kader Ansor dan Banser dari Kabupaten Demak ke kantor PP itu sekaligus meminta Ketua Umum PP GP Ansor H Yaqut Cholil Qoumas bersikap bijak dengan adanya suara penolakan hasil Konfercab.

Aksi penolakan hasil Konfercab dilakukan secara damai dan tertib dengan menggelar doa istighosah dan melantunkan sholawat Asyghil di Masjid KH Abdurrahman Wahid kompleks kantor PP GP Ansor.

Koordinator FPAC-PR GP Ansor Kabupaten Demak, Choirul Huda mengungkapkan, pihaknya hanya bisa berharap adanya kebijakan dari Ketua Umum PP GP Ansor H Yaqut Cholil Qoumas untuk memberikan keadilan demi menjaga Marwah organisasi.

Dijelaskannya, kehadiran kader dari daerah di Kantor PP GP Ansor tersebut bukan tanpa alasan. 

Sebelumnya, pihaknya telah menyampaikan berkas berisi Surat Penolakan hasil Konfercab PC GP Ansor Kab. Demak ke Kantor Pimpinan Pusat GP Ansor di Jakarta pada 2 Maret 2023.

Surat penolakan tersebut dibuat dan ditandatangani oleh 158 Ranting dan 6 PAC GP Ansor se Kabupaten Demak. 

Dokumen 1 bandel surat tersebut telah diterima oleh Sekretariat PP GP Ansor. Dokumen surat tersebut juga diberikan tembusan ke PBNU, PW GP Ansor Jawa Tengah, PWNU Jawa Tengah dan PCNU Kab. Demak.

Selain itu, pihaknya juga telah melaporkan pengiriman dokumen tersebut ke Sekjend PP GP Ansor Abdul Rochman atau Adung melalui pesan pribadi aplikasi WhatsApp. 

baca juga

“Tapi sampai saat ini tidak pernah ada respons apapun,” katanya, melalui siaran pers yang diterima.

“Upaya formalitas telah kami tempuh melalui surat resmi, maka hari ini kami sejumlah 150 kader mewakili sahabat-sahabat di Ranting dan PAC kami, datang berduyun-duyun ke Kantor PP GP Ansor untuk mengetuk hati Nurani para pimpinan kami sekaligus mengetuk pintu langit dengan berdoa bersama dengan harapan segala permohonan kami dapat dikabulkan,” katanya.

Adapun, selama di kantor PP GP Ansor, pihaknya tidak menemukan satupun unsur pimpinan pengurus pusat. Pihaknya hanya ditemui bagian secretariat. 

“Padahal kami sudah berkirim surat pemberitahuan sebelumnya,” katanya.

Namun demikian, Choirul Huda tak mempersoalkan kehadirannya tak ditemui unsur pimpinan. Menurutnya, yang terpenting upaya telah dilakukan hingga sampai menggelar doa bersama di kantor PP GP Ansor.

Sebelumnya, FPAC-PR GP Ansor se Kabupaten Demak telah menyerahkan surat berisi penolakan hasil Konfercab di Bulusari Sayung pada 27 Februari 2023 lalu ke PP GP Ansor di Jakarta. 

Langkah tersebut untuk menyampaikan suara kader GP Ansor paling rendah yakni Ranting mengenai proses Konfercab yang cenderung cacat prosedur.

“Kami masih berikhtiyar untuk menyuarakan jeritan hati kader di bawah atas proses Konfercab GP Ansor Demak yang tidak berjalan sebagaimana mekanisme yang disepakati maupun aturan organisasi,” katanya.

Menurutnya, dipilihnya langkah pengiriman surat penolakan ke pusat tersebut sebagai langkah yang terhormat melalui jalur organisasi.

“Kami sangat berharap adanya respons cepat dan bijaksana dari Pimpinan Pusat mengenai kasus ini. Kami masih terus berharap adanya Konfercab ulang yang dilaksanakan dengan fair, terbuka dan jauh dari kesan kedzoliman,” katanya.

Adapun, isi penolakan yang disampaikan ke PP GP Ansor tersebut di antaranya bahwa proses Konfercab di Bulusari Sayung cacat prosedur karena tidak melalui mekanisme sebagaimana diatur dalam Peraturan Dasar dan Peraturan Rumah Tangga (PD/PRT) GP Ansor.

Semisal surat undangan dan formulir surat rekomendasi yang dikirim oleh panitia ke PAC dan Ranting banyak yang ditahan serta ada yang diberikan menjelang batas akhir penyerahan ke panitia.

Kemudian, adanya 11 Ranting di PAC Guntur telah dilakukan pelantikan tapi tidak diterbitkan Surat Keputusan (SK) asli dari Pimpinan Cabang, sehingga kehilangan hak sebagai peserta konferensi maupun hak suara melalui surat rekomendasi.

Selain itu, terdapat sejumlah Ranting di PAC Dempet merasa tidak tanda tangan surat rekomendasi, ternyata saat rekapitulasi muncul sejumlah 16 surat untuk dukungan pada kandidat Lathifa Fahri.

Selanjutnya, belum adanya mufakat antara dua kandidat ataupun mekanisme voting, namun oleh pimpinan sidang telah ditetapkan salahsatu kandidat sebagai ketua terpilih secara aklamasi. Di waktu bersamaan, masih banyak pimpinan ranting yang mendapat undangan dari panitia tidak boleh masuk arena dan tertahan di pintu gerbang saat proses sidang.

“Padahal sehari sebelumnya saat proses rekap surat rekomendasi, pimpinan sidang menyampaikan bahwa nantinya kalau musyawarah mufakat tetap tidak tercapai maka akan ditempuh melalui voting. Tapi dua mekanisme itu dilanggar semua,” katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tegas! Ayah David Nyatakan Siap Perang jika Ada Pihak yang Ngotot Minta Damai dengan Kubu Mario Dandy

Tegas! Ayah David Nyatakan Siap Perang jika Ada Pihak yang Ngotot Minta Damai dengan Kubu Mario Dandy

News | Sabtu, 18 Maret 2023 | 21:11 WIB

Kondisi David Korban Penganiayaan Mario Dandy, Jauh Lebih Baik Tapi Belum Mengenali Ayah dan Orang Dekat

Kondisi David Korban Penganiayaan Mario Dandy, Jauh Lebih Baik Tapi Belum Mengenali Ayah dan Orang Dekat

Entertainment | Sabtu, 18 Maret 2023 | 16:57 WIB

Proyek Pembangunan Kantor Kelurahan di Bontang Dilelang, Harganya Rp 11 Miliar

Proyek Pembangunan Kantor Kelurahan di Bontang Dilelang, Harganya Rp 11 Miliar

Kaltim | Jum'at, 17 Maret 2023 | 18:00 WIB

Terkini

Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB

Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB

Sumsel | Kamis, 25 Juni 2026 | 23:52 WIB

BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026

BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026

Sumsel | Kamis, 25 Juni 2026 | 23:32 WIB

AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?

AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 23:03 WIB

Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela

Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:51 WIB

Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel

Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel

Sumsel | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:46 WIB

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2

Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2

Banten | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:30 WIB

Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel

Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel

Sumsel | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:21 WIB

Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026

Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:05 WIB