SUARA SEMARANG - Klub asal Korsel Jeonbuk Hyundai Motors akan menjajal kekuatan Timnas U-22 yang dilatih oleh Indra Sjafri di Indonesia.
Laga itu menjadi penting bagi Indra Sjafri dan Timnas U-22, karena akan menjadi tolok ukur sebelum berlaga di kualifikasi Piala Asia.
Pelatih Indra Sjafri bisa mempelajari cara bermain klub korea tersebut sebagai antisipasi Timnas U-22 saat bertemu dengan negara Asia Timur yang dikenal memiliki kecepatan.
Kepastian laga Timnas Indonesia asuhan Indra Sjafri melawan Jeonbuk Hyundai Motors tersebut sudah beredar di lini masa.
Jika sesuai rencana, Timnas Indonesia U-22 akan bertemu klub yang bermain di kasta tertinggi Liga Korea tersebut pada 17 Juni 2023.
Artinya, Indra Sjafri dan pasukan Timnas Indonesia U-22 hanya akan memiliki sedikit waktu libur usai menjuarai SEA Games beberapa hari lalu.
Meski demikian, saat ini dinilai momen yang tepat untuk Indra Sjafri dan Timnas Indonesia menunjukkan bagaimana progres persepakbolaan nasional.
Setelah menjuarai SEA Games juga dinilai sebagai momen untuk mengatrol kepercayaan diri pemain Timnas yang sejajar dengan pemain manapun.
Keuntungan bagi Indra Sjafri, setelah mempelajari gaya permainan sepakbola Asia Timur bisa mengantisipasi saat Timnas Indonesia melawan negara-negara kuat seperti Korea Selatan, Korea Utara atau bahkan Jepang.
Selain dikenal memiliki kecepatan, pemain-pemain dari negara tersebut juga ulet dan pantang menyerah yang juga mesti ditiru oleh pasukan Indra Sjafri.
Sebagai informasi, saat ini jeonbuk Hyundai Motors telah memainkan 13 laga di Liga Korea dan ada di posisi 8.
Di sisi lain, kedatangan Jeonbuk Hyundai Motors tak hanya akan melawan Timnas Indonesia semata melainkan juga meladeni Persis Solo.
Kemungkinan besar Indra Sjafri dan Timnas Indonesia U-22 akan meladeni tim utama Jeonbuk Motors karena saat itu bersamaan dengan FIFA Match Day.
Disisi lain, ada pertanyaan apakah nantinya sebagian pemain Timnas U-22 Indra Sjafri ini akan ditarik ke Timnas senior karena berbarengan agenda FMD tersebut.***