Klarifikasi Mbak Ita Terkait Pengelola Stadion Citarum Bukanlagi PSIS Semarang

Semarang | Suara.com

Senin, 05 Juni 2023 | 16:07 WIB
Klarifikasi Mbak Ita Terkait Pengelola Stadion Citarum Bukanlagi PSIS Semarang
Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu atau Mbak Ita. (Semarang.suara.com)

SUARA SEMARANG - Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu atau Mbak Ita memberikan klatifikasi keterangan tentang penglola Stadion Citarum.

Mbak Ita menyebut jika memang benar saat ini pengelola Stadion Citarum bukanlagi PSIS Semarang atau PT Mahesa Jenar.

Meski begitu, berkembang di masyarakat seolah Pemkot Semarang melarang atau mengusir PSIS untuk tidak lagi bermarkas atau menggunakan Stadion Citarum.

Kabar tersebut dikatakan Mbak Ita salah persepsi atau miss komunikasi. Di mana yang terjadi bukanlah mengusir namun hanya tentang pemanfaatan aset.

"Kemaren mungkin memang terjadi ada miss komunikasi
Intinya bagaimana kita memanfaatkan aset itu dengan betul, jadi bukan terusir atau sebagainya," kata Mbak Ita, Senin 5 Mei 2023.

Kepada masyarakat, Mbak Ita ingin menginformasikan bahwasannya Stadion Citarum merupakan aset dari Pemkot Semarang.

Karenanya, PSIS Semarang melalui PT Mahesa Jenar menyewa dengan ketentuan dan aturan yang berlaku. Di mana telah berakhir masa sewa pada bulan April 2023.

Dinas Pemuda dan Olah Raga Kota Semarang selaku pemegang aset kemudian melakukan review apakah PT Mahesa Jenar kembali memperpanjang kontrak atau tidak.

"Pada saat lalu memang semuanya diserahkan ke Dinpora, karena Dinpora ini semua yang melakukan, tidak ada intervensi dari siapapun, saya pun juga ggak tau, tau tau ada berita begitu, saya jadi kaget," katanya.

Dari koordinasi yang ada, rupanya PT Mahesa Jenar tak memperpanjang kontrak sehingga secara otomatis PSIS Semarang tak bisa lagi menggunakan Stadion Citarum sebagai homebase atau kantor sekretariat.

Karena pemutusan kontrak, kemudian telah disepakati dengan pengelola yang baru antara Dinpora bersama PT Saudara Meroket Bersama (SMB).

Kerjasama yang baru dengan pengelola baru juga tak ada masalah berjalan sebagaimana mestinya. Pihak PT Mahesa Jenar juga sudah tak mempermasalahkan.

"Sehingga pada saat kemaren ada permasalahan itu, saya minta dari dari Dinpora untuk menjelaskan, karena mungkin pada saat pemutusan kontrak dan ada yang baru, mungkin tidak terekspos, tidak ada orang mengetahui," katanya.

Mbak Ita juga menegaskan, bahwa soal aset semuanya harus dilakukan optimalisasi. Maka, Stadion Citarum pun harus mendapat pengelola yang baru untuk kemudian dimanfaatkan fasilitas yang ada secara komersil.

"Pengolala itu berbeda dengan pemanfaatan, seperti di GBK, antara pengelola dan pemakai ini berbeda. Makannya kemaren saya sampaikan kepada Dinpora, menyampaikan sejelas jelasnya, segamblang gamblangnya," katanya.

Mbak Ita juga memantau terkait masa kontrak Stadion Citarum yang masa sewa jatuh tempo dari PT Mahesa Jenar. 

"Pada saat itu, saya juga sudah menerima memo, sudah disampaikan akan jatuh tempo pengelola," katanya.

Pihaknya lalu melakukan koordinasi dengan Dinpora apa saja langkah yang harus dilakukan untuk mengelola aset Stadion Citarum.

Sesuai dengan ketentuan yang ada maka wajib dicari pengelola yang baru.

"Saya cuman normatif saja, kaji dan evaluasi dan sesuai ketentuan
Karena aset ini tidak bisa sembarangan, aset aset itu harus dikelola dengan baik, kalo nanti ada yang mengelola silahkan, tapi dengan aturan aturan yang ada," katanya.

"Sebenarnya bukan hasil evaluasi itu, kalo masa kontrak habis pasti di tawarkan, kalo gak mau, ya ditawarkan orang lain, kalo mau ya ayok cepet bayar, seperti itu lah ilustrasinya," katanya.

Maka dari itu, apa yang sudah diputuskan Dinpora adalah benar, semua sudah sesuai ketentuan dan aturan yang berlaku dalam pengeloan aset Stadion Citarum.

"Jadi tidak betul diusir, jadi kalo sudah selesai kontrak ya kita memberikan hak ke orang lain untuk yang mengontrak, mungkin bisa lebih besar. Kami dari pemkot bukan mau gimana gimana, tapi bagaimana kita kembali lagi menegakkan aturan yang ada, itu saja," katanya.

Soal nilai kontrak, Mbak Ita menyebut untuk pengelola baru ada kenaikan dibandingkan sebelumnya dengan PT Mahesa Jenar.

Di ketahui, saat PSIS Semarang sebagai penyewa memiliki nilai kontrak sewa Rp 1 miliar pertahun. Sedangkan dengan PT Saudara Meroket Bersama lebih tinggi yaitu Rp 1,1 miliar pertahun.

"Memang ada kenaikan nilai kontrak, itu pasti ada kajian, kalo kami bicara  pemanfaatan aset pemkot, itu pasti pakai kajian, kemudian ada prosesnya," katanya.

"Saya mendengar dari Dinpora sudah diberikan toleransi, tetapi tidak perpanjang, ahirnya kalo diberikan ke orang lain, sah sah saja," katanya.

Dengan adanya pengelola baru, maka keberlanjutan Stadion Citarum akan terus berlangsung sebagai aset Pemkot Semarang yang mengahasilkan pendapatan daerah.

Karenanya pula, ia tetap memperbolehkan siapa saja atau bahkan PSIS Semarang untuk memanfatkan lapangan Stadion Citarum berlatih.

"Tidak ada keinginan gak boleh atau sebagainya, PSIS mapun klub lain mau melakukan kegiatan disana, silahkan, tapi harus ada yang mengelola," katanya.

Pengelola yang baru kata Mbak Ita juga sudah berkomitmen untuk merawat menjadikan Stadion Citarum lebih baik dan terlihat cantik

"Kita ingin stadion bagus, kelihatan cantik, kalo sekarang kondisinya, mungkin tidak terlalu baik, kan juga sayang. Sehingga kita harus betul betul, sama sama merawat, monitoring, agar bermanfaat, dan ini kita kembalikan lagi agar masyarakat juga bisa memakai," katanya.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Satpol PP Kota Semarang Menunda Pembongkaran Lapak, Tunggu Mediasi Biro Hukum Jawa Tengah

Satpol PP Kota Semarang Menunda Pembongkaran Lapak, Tunggu Mediasi Biro Hukum Jawa Tengah

| Senin, 05 Juni 2023 | 14:46 WIB

Sapa Semarang, Ketum Demokrat AHY Main Basket Hingga Sarapan Bubur Ayam Sedot Antusias Warga

Sapa Semarang, Ketum Demokrat AHY Main Basket Hingga Sarapan Bubur Ayam Sedot Antusias Warga

| Senin, 05 Juni 2023 | 08:55 WIB

Nunggu Carlos Fortes? Striker PSIS Semarang Tambah Gacor Usai Bulan Madu BarengAndreia Sousa di Tanzania

Nunggu Carlos Fortes? Striker PSIS Semarang Tambah Gacor Usai Bulan Madu BarengAndreia Sousa di Tanzania

| Senin, 05 Juni 2023 | 08:30 WIB

Terkini

Fasilitas Lengkap Posko Mudik Bekasi: Istirahat Aman, Cek Kesehatan Gratis, hingga Bengkel

Fasilitas Lengkap Posko Mudik Bekasi: Istirahat Aman, Cek Kesehatan Gratis, hingga Bengkel

Bekaci | Senin, 23 Maret 2026 | 06:55 WIB

Cara Isi Saldo e-Toll Lewat HP Tanpa NFC untuk Arus Balik Lebaran 2026, Mudah dan Praktis

Cara Isi Saldo e-Toll Lewat HP Tanpa NFC untuk Arus Balik Lebaran 2026, Mudah dan Praktis

Tekno | Senin, 23 Maret 2026 | 06:51 WIB

Terpopuler: 9 Pilihan HP Gaming Terjangkau David GadgetIn, Redmi A7 Pro Dijual Murah Rp1 Jutaan

Terpopuler: 9 Pilihan HP Gaming Terjangkau David GadgetIn, Redmi A7 Pro Dijual Murah Rp1 Jutaan

Tekno | Senin, 23 Maret 2026 | 06:50 WIB

Terpopuler: 11 Kontroversi Irawati Puteri, Viral Azab Korupsi MBG di Lombok

Terpopuler: 11 Kontroversi Irawati Puteri, Viral Azab Korupsi MBG di Lombok

Lifestyle | Senin, 23 Maret 2026 | 06:50 WIB

Gelombang 2,5 Meter di Selat Bali, Apakah Pemudik Tetap Aman? Simak Imbauan BMKG

Gelombang 2,5 Meter di Selat Bali, Apakah Pemudik Tetap Aman? Simak Imbauan BMKG

Bali | Senin, 23 Maret 2026 | 06:50 WIB

Menkeu Purbaya Cari 'Jagoan Lokal' untuk Lawan Kekuatan China

Menkeu Purbaya Cari 'Jagoan Lokal' untuk Lawan Kekuatan China

Bali | Senin, 23 Maret 2026 | 06:45 WIB

Apakah Organisasi Muhammadiyah Membolehkan Ziarah Kubur?

Apakah Organisasi Muhammadiyah Membolehkan Ziarah Kubur?

Sulsel | Senin, 23 Maret 2026 | 06:30 WIB

Ukuran Monster di Troll 2 Tambah Gede, tapi Ceritanya Kok Jadi Jinak?

Ukuran Monster di Troll 2 Tambah Gede, tapi Ceritanya Kok Jadi Jinak?

Your Say | Senin, 23 Maret 2026 | 06:22 WIB

Kata-kata Marc Klok Usai Tak Tembus Skuad Final Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026

Kata-kata Marc Klok Usai Tak Tembus Skuad Final Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026

Bola | Senin, 23 Maret 2026 | 06:16 WIB

Elkan Baggott Tiba di Jakarta Jelang Bela Timnas Indonesia

Elkan Baggott Tiba di Jakarta Jelang Bela Timnas Indonesia

Bola | Senin, 23 Maret 2026 | 06:00 WIB