SUARA SEMARANG - Dua asuhan Shin Tae Yong di Tim Nasional (Timnas) Indonesia menjadi starter di klub mereka masing-masing, yakni Shane Pattynama di Viking FK serta Pratama Arhan di Tokyo Verdy.
Dua bintang Timnas Indonesia pada posisi bek kiri tersebut, punya hasil berbeda dalam pertandingan mereka di klub masing-masing di mana assist mantap Shane Pattynama di Viking FK, dan peluang terbuang Pratama Arhan di Tokyo Verdy.
Dua kesayangan Shin Tae Yong di Timnas Indonesia terus menunjukkan performanya di tim masing-masing, Shane Pattynama selamatkan Viking FK, dan Pratama Arhan yang gagal bawa kemenangan Tokyo Verdy.
Shane Pattynama sukses membawa kemenangan klubnya Viking FK di Liga Norwegia mengalahkan Stabaek Fotball, di Stadion Nadderud kemarin.
Shane Pattynama yang bermain sebagai starter dan tak tergantikan menjadi juru selamat Viking FK atas lawannya Stabaek Fotball.
Dia berhasil memberikan umpan atau assist meyakinkan disambar Birkir Bjarnason dengan kepala menjadi gol.
Aksi itu terjadi pada menit ke 90+1, sehingga membawa Viking FK unggul 1-0 dari Stabaek Football.
Secara pemainan Viking FK menguasai permainan dengan 69% dibandingkan Stabaek Fotball 31%.
Dengan kemenangan ini, Viking FK menguasai posisi kedua klasemen sementara dengan 29 poin dari 14 laga.
Baca Juga: Penghinaan ke Erick Thohir! Forum Wasit Indonesia Lapor Dugaan Pungli Seleksi Pengadil Liga
Viking FK terus mengejar pemuncak klasemen sementara FK Bodo/Glimt dengan 38 poin dari 15 laga.
![Pratama Arhan di Tokyo Verdy. [instagram @tokyo_verdy]](https://media.suara.com/suara-partners/semarang/thumbs/1200x675/2023/07/13/1-pratama-arhan.jpg)
Pratama Arhan
Sementara itu hasil tak baik didapatkan Pratama Arhan di Tokyo Verdy pada ajang Piala Kaisar.
Duel sekota antara Tokyo Verdy Vs Tokyo FC pada ajang Piala Kaisar di Stadion Ajinomoto berakhir tak manis bagi Pratama Arhan.
Pemuda kelahiran Kabupaten Blora Jawa Tengah itu punya kesempatan emas main penuh waktu membela Tokyo Verdy.
Pratama Arhan bahkan tampil 110 menit sebelum ia akhirnya merintih kesakitan dan harus digantikan pemaian lainnya.
Pratama Arhan sebetulnya punya dua assist manja melalui senjata pamungkas lemparan jauhnya.
Namun keduanya tak berakhir menjadi gol, di mana salah satunya sempat disambut gelandang Tokyo Verdy dengan sundulan kepala namun membertur tiang.
Salah satu umpan lainnya juga membuat kerepotan kiper Tokyo FC, namun wasit meniup peluit tanda pelanggaran karena kemelut di dalam kotak penalti.
Skor 1-1 terus berlanjut ke babak perpanjangan waktu, dan mengharuskan adu penalti.
Sayang, Tokyo Verdy kalah 9-8 dari Tokyo FC dalam lanjutan Piala Kaisar itu.
Terbaru, Pratama Arhan lagi-lagi tak masuk line-up dalam lanjutan J2 League saat laga Tokyo Verdy Vs Tokushima Vortis di Ajinomoto Stadion, kemarin.
Laga itu berakhir imbang 0-0, dan menambahkan hasil tak baik Tokyo Verdy klub Pratama Arhan dalam tiga laga terakhir.***