semarang

Peran Asyik YDBA Comblangkan IKEA dan 2 UMKM Kerajinan Daur Ulang Sampah dari Desa Tarikolot

Semarang Suara.Com
Senin, 24 Juli 2023 | 11:04 WIB
Peran Asyik YDBA Comblangkan IKEA dan 2 UMKM Kerajinan Daur Ulang Sampah dari Desa Tarikolot
Pemilik UMKM binaan Astra melalui Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA), Dewoz Art, Bayu Agusworo (kanan) saat menunjukkan material kayu belanda untuk produknya kepada Ketua Pengurus YDBA, Sigit P Kumala (Suara Semarang/(DOK))

Supaya naik kelas, YDBA terus melakukan pendampingan dengan berbagai macam pelatihan.

Misalnya, dalam meningkatkan kompetensi dan manajemen bisnis dalam usahanya, sejak 2019 Dewoz Art berkomitmen dan konsisten mengikuti berbagai program pembinaan yang diselenggarakan YDBA.

Dewoz Art telah mengikuti pelatihan dan pendampingan 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin), Pembukuan Sederhana, Manajemen Keuangan, Strategi Marketing, Quality Control Circle (QCC) dan berbagai program lainnya.

CV Harapan Mandiri

Selanjutnya, CV Harapan Mandiri merupakan UMKM binaan YDBA sejak tahun 2019 di Desa Tarikolot, Kabupaten Bogor itu.

UMKM ini fokus dalam penyediaan berbagai perlengkapan rumah tangga dengan material dari limbah plastik yang didaur ulang menjadi berbagai produk, seperti piring plastik, tempat sampah, gerobak sampah, lakop pel dan berbagai produk alat rumah tangga lainnya.

CV Harapan Mandiri menjadi salah satu UMKM binaan YDBA di Tarikolot Bogor yang aktif dalam mengikuti berbagai program pembinaan.

Beberapa program pembinaan yang telah diikuti, seperti 5R, Pembukuan Sederhana, Digital Marketing, QCC dan Cost Calculation.

Dengan metode pelatihan ini mampu menjadikan CV Harapan Mandiri mampu menyusun formula terkait perhitungan Harga Pokok Produksi (HPP) untuk produk yang dibuatnya.
 

Baca Juga: Temu Bisnis IKM Solo Raya, YDBA Astra-Kemenperin Suntik Semangat agar Naik Kelas dengan Fasilitasi Pemasaran

Lebih jauh, #AsikBersamaUMKM merupakan salah satu kegiatan YDBA yang dikemas berupa kunjungan ke UMKM yang bertujuan untuk memperkenalkan UMKM kepada stakeholders.

Hasilnya YDBA bisa sekaligus mengajak stakeholders tersebut untuk berkolaborasi baik sebagai ayah angkat maupun Offtaker.

Ayah Angkat merupakan program YDBA yang melibatkan perusahaan untuk turut terlibat dalam membina UMKM.

Selain itu juga memberi kesempatan UMKM tersebut untuk memasok produknya ke perusahaan sesuai standar QCD (quality, cost, delivery) yang ditentukan oleh ayah angkat.

Sedangkan Offtaker adalah perusahaan yang memberi kesempatan kepada UMKM untuk memasok produknya sesuai dengan standar QCD yang telah ditetapkan perusahaan. (Diaz A)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI