Kota Semarang Jadi Pilot Project Ketahanan Pangan Dampak El Nino Oleh Kementan, Mbak Ita Siapkan Lahan 1000 Hektar Sawah

Semarang

Kamis, 27 Juli 2023 | 22:25 WIB
Kota Semarang Jadi Pilot Project Ketahanan Pangan Dampak El Nino Oleh Kementan, Mbak Ita Siapkan Lahan 1000 Hektar Sawah
Kota Semarang Jadi Pilot Project Ketahanan Pangan Dampak El Nino Oleh Kementan, Mbak Ita Siapkan Lahan 1000 Hektar sawah. (Semarang.suara.com)

SUARA SEMARANG - Kementerian Pertanian mencanangkan program pilot project penanganan dampak El Nino sebanyak 100 ribu hektar sawah di Jawa Tengah.

Kementan juga menunjuk Kota Semarang jadi salah satu daerah untuk pilot project dampak penanganan El Nino terutama sebagai penyangga ketahanan pangan.

Kota Semarang sendiri mendapat jatah luasan pilot project dampak penanganan El Nino dari Kementan seluas 1000 hektar sawah.

"Kota semarang dapat 1000 hektar, kita akan menyiapkan dengan baik untuk kegiatan itu," kata Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu atau Mbak Ita, usai panen padi biosaka di Kelurahan Tambangan Mijen, Kamis 27 Juli 2023.

Mbak Ita menyampaikan, Kota Semarang memiliki luas lahan produktif ada 2000 hektar sawah lestari.

Potensi lahan tersebut sangat bisa menampung pilot project penanganan dampak El Nino oleh Kementan.

Kemudian ditunjang pula ada 30 ribu hektar lahan produktif yang dimiliki oleh Kota Semarang.

"Itu yang idle dan tak hanya ditanam pertanian juga tanaman keras sehingga bisa jadi penyangga pangan," katanya.

Selain jadi pilot project, Kota Semarang juga mendapat bantuan polybag tanaman dan bantuan lainnya.

baca juga

Bantuan polybag ini selaras dengan program ketahanan dan kedaulatan pangan Kota Semarang.

Di mana telah ditetapkan dalam (anggaran) perubahan, yakni ada 1000 polybag dibagi tiap kelurahan. Polybag tanaman tidak hanya cabai juga bawang merah.

"Polybag ini akan meringankan pemkot dan kita bisa menambah yang tadinya seribu jadi lebih atau mungkin pembiayaan yang lainnya," katanya.

Program tersebut, kata Mbak Ita tidak hanya menjaga ketahanan pangan dan kedaulatan pangang tapi bisa memberikan multiplayer dampak daerah sekitarnya.

"Kami diberi semangat, bahwa menjadi petani itu tidak akan menjadi orang yang tidak punya tapi justru menjadi sejahtera. Karena orang ini masyarakat butuh makan, seperti saat pandemi semua orang berhenti aktifitas tapi petani setiap hari tetap bekerja," katanya.

Mentan Syahrul Yasin Limpo memuji langkah Kota Semarang yang tanggap dengan menyediakan 1000 hektar area sawah sebagai pilot project dampak penanganan El Nino.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kegiatan Religi PT RFB Semarang di Bulan Muharram, Tingkatkan Kualitas Pelayanan Kepada Masyarakat

Kegiatan Religi PT RFB Semarang di Bulan Muharram, Tingkatkan Kualitas Pelayanan Kepada Masyarakat

Semarang | Kamis, 27 Juli 2023 | 19:05 WIB

Viral Curhatan Netizen Soal Dugaan Pungli Berkedok Jualan Seragam di Sekolah Kota Semarang

Viral Curhatan Netizen Soal Dugaan Pungli Berkedok Jualan Seragam di Sekolah Kota Semarang

Jawa Tengah | Kamis, 27 Juli 2023 | 18:34 WIB

Duh! Lawan Borneo FC, Sejumlah Pemain Pilar PSIS Semarang Bakal Absen

Duh! Lawan Borneo FC, Sejumlah Pemain Pilar PSIS Semarang Bakal Absen

Jawa Tengah | Kamis, 27 Juli 2023 | 17:01 WIB

Terkini

Skandal Imigrasi Bali: Bagaimana 8 Pejabat Keruk Ratusan Miliar dari WNA

Skandal Imigrasi Bali: Bagaimana 8 Pejabat Keruk Ratusan Miliar dari WNA

Bali | Sabtu, 27 Juni 2026 | 14:15 WIB

Lipstik Merek Apa yang Dijual di Alfamart? Ini 4 Pilihan Awet Tahan hingga 16 Jam

Lipstik Merek Apa yang Dijual di Alfamart? Ini 4 Pilihan Awet Tahan hingga 16 Jam

Lifestyle | Sabtu, 27 Juni 2026 | 14:15 WIB

Pompa Air yang Murah Merk Apa? Ini 4 Rekomendasi Terbaik Versi Review

Pompa Air yang Murah Merk Apa? Ini 4 Rekomendasi Terbaik Versi Review

Lifestyle | Sabtu, 27 Juni 2026 | 14:10 WIB

Jangan Ada Dusta! Kejujuran Warga Jadi Penentu Nasib Ekonomi Indonesia di 2026

Jangan Ada Dusta! Kejujuran Warga Jadi Penentu Nasib Ekonomi Indonesia di 2026

Lampung | Sabtu, 27 Juni 2026 | 14:07 WIB

3 Produk Eksfoliator untuk Kulit Berjerawat Rekomendasi Dokter Estetika

3 Produk Eksfoliator untuk Kulit Berjerawat Rekomendasi Dokter Estetika

Lifestyle | Sabtu, 27 Juni 2026 | 14:01 WIB

Lenovo x FIFA World Cup 2026 Hadir di Indonesia, Luncurkan Laptop AI Edisi Terbatas

Lenovo x FIFA World Cup 2026 Hadir di Indonesia, Luncurkan Laptop AI Edisi Terbatas

Tekno | Sabtu, 27 Juni 2026 | 14:00 WIB

Daftar Lengkap Mutasi Besar-besaran di Polda Sulut

Daftar Lengkap Mutasi Besar-besaran di Polda Sulut

Sulsel | Sabtu, 27 Juni 2026 | 13:59 WIB

Paylater dan Pinjol: Ketika Kemudahan Berubah Menjadi Ketergantungan

Paylater dan Pinjol: Ketika Kemudahan Berubah Menjadi Ketergantungan

Your Say | Sabtu, 27 Juni 2026 | 13:55 WIB

Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan

Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 13:53 WIB

Bukan Drama Chaebol Biasa: Mengapa Cinderella at 2 AM Layak Masuk Watchlist Kamu

Bukan Drama Chaebol Biasa: Mengapa Cinderella at 2 AM Layak Masuk Watchlist Kamu

Your Say | Sabtu, 27 Juni 2026 | 13:51 WIB

×