Mbak Ita dan Mentan Syahrul Limpo Panen Padi dengan Larutan Biosaka, 1 Hektar Hasilkan 6 Ton Gabah

Semarang

Kamis, 27 Juli 2023 | 19:45 WIB
Mbak Ita dan Mentan Syahrul Limpo Panen Padi dengan Larutan Biosaka, 1 Hektar Hasilkan 6 Ton Gabah
Mbak Ita dan Mentan Syahrul Limpo Panen Padi dengan Larutan Biosaka. (Semarang.suara.com)

SUARA SEMARANG - Hasil yang cukup memuaskan dari panen padi dengan pemakaian larutan organik biosaka dilakukan oleh Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu atau Mbak Ita bersama Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo.

Panen padi biosaka tersebut merupakan yang perdana, berlokasi di area persawahan Kelurahan Tambangan Kecamatan Mijen, pada Kamis 27 Juli 2023.

Larutan organik biosaka merupakan pengganti pupuk kimia, berupa cairan alami yang terbuat dari tanaman yang mengandung senyawa organik yang menyuburkan sebagai pupuk.

"Alhamdulillah dengan bapak menteri pertanian, Pemkot semarang dan kelompok tani Ayem Tenang melakukan penen perdana dengan pemakaian Biosaka," kata Mbak Ita.

Mbak Ita menyebut, tanam padi dengan pupuk organik larutan biosaka dilakukan sejak bulan April 2023. Memanfaatkan lahan sawah seluas 30 hektar.

"Di mana mulai ditanam mulai bulan april dan bulan ini sudah panen, ada sektar 50 hektar dimana 30 hektar ini memakai biosaka," kata Mbak Ita.

Terkait hasil panen, Mbak Ita menyatakan sesuai informasi Menteri Pertanian dapat menghasilkan gabah kering yang optimal dibandingkan dengan menggunakan pupuk kimia.

Hal ini penting menjadi suport bagi petani dalam menanam padi, di tengah gempuran anomali cuaca El Nino.

"Ini belum dihitung 1 hektar menghasilkan gabah kering, pak menteri menyampaikan hasilnya bisa 6 ton. Ini lebih besar dan tinggi dibanding pakai pupuk kimia," katanya.

baca juga

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menyambut baik adanya sistem pupuk organik biosaka.

Mentan mengajak para petani untuk bisa memanfaatkan biosaka dibandingkan dengan pupuk kimia atau subsidi.

"Dengan intervensi biosaka atau intervensi kearifan lokal, yang sudah teruji oleh nenek moyag kita untuk meyuburkan pertanian, tanah kita berharap bisa menurunkan penggunaan pupuk kimia di bawah 50 persen," katanya.

Biosaka, kata Mentan Syahrul juga bisa membuat tanah yang rusak kesuburannya akibat pupuk organik kembali bisa ditanami tanaman.

Ia menyatakan, banyak tenah yang keras dan pecah akibat penggunaan pupuk kimia. Terutama di pulau Jawa banyak tanah yang pecah.

"Kita sudah banyak menggunanakan pupuk kimia, sehingga tanah-tanah kita pecah, terutama di jawa, oleh karena ini kesuburannya harus kita kembalikan dengan pupuk-pupuk organik," katanya.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kegiatan Religi PT RFB Semarang di Bulan Muharram, Tingkatkan Kualitas Pelayanan Kepada Masyarakat

Kegiatan Religi PT RFB Semarang di Bulan Muharram, Tingkatkan Kualitas Pelayanan Kepada Masyarakat

Semarang | Kamis, 27 Juli 2023 | 19:05 WIB

Viral Curhatan Netizen Soal Dugaan Pungli Berkedok Jualan Seragam di Sekolah Kota Semarang

Viral Curhatan Netizen Soal Dugaan Pungli Berkedok Jualan Seragam di Sekolah Kota Semarang

Jawa Tengah | Kamis, 27 Juli 2023 | 18:34 WIB

Duh! Lawan Borneo FC, Sejumlah Pemain Pilar PSIS Semarang Bakal Absen

Duh! Lawan Borneo FC, Sejumlah Pemain Pilar PSIS Semarang Bakal Absen

Jawa Tengah | Kamis, 27 Juli 2023 | 17:01 WIB

Terkini

Asisten Raffi Ahmad Duduk di Kursi Komisaris Krakatau Posco, Siapa Mufli Budi Ananda?

Asisten Raffi Ahmad Duduk di Kursi Komisaris Krakatau Posco, Siapa Mufli Budi Ananda?

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 23:58 WIB

Gubernur Jakarta Siapkan Jalur Bawah Tanah di Bundaran HI Buat Penjalan Kaki

Gubernur Jakarta Siapkan Jalur Bawah Tanah di Bundaran HI Buat Penjalan Kaki

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 23:33 WIB

Janji Pramono Anung di HUT ke-499 Jakarta: Banjir Masih Ada, Tapi Tidak Akan Separah Dulu

Janji Pramono Anung di HUT ke-499 Jakarta: Banjir Masih Ada, Tapi Tidak Akan Separah Dulu

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 23:28 WIB

Pramono Ungkap Biang Kerok Kemacetan Jakarta, 8 Juta Orang Keluar-Masuk Setiap Hari

Pramono Ungkap Biang Kerok Kemacetan Jakarta, 8 Juta Orang Keluar-Masuk Setiap Hari

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 23:24 WIB

Bielsa Ngamuk Usai Uruguay Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Maki-maki Diri Sendiri

Bielsa Ngamuk Usai Uruguay Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Maki-maki Diri Sendiri

Bola | Sabtu, 27 Juni 2026 | 23:21 WIB

Jalan Argentina ke Final Piala Dunia 2026 Terbuka Lebar: Lawan Terpetakan, Ujian Berat Menanti

Jalan Argentina ke Final Piala Dunia 2026 Terbuka Lebar: Lawan Terpetakan, Ujian Berat Menanti

Bola | Sabtu, 27 Juni 2026 | 23:21 WIB

Video Pemain Hampir Baku Pukul di Sesi Latihan, Pelatih Panama: Itu Normal

Video Pemain Hampir Baku Pukul di Sesi Latihan, Pelatih Panama: Itu Normal

Bola | Sabtu, 27 Juni 2026 | 23:20 WIB

Unik! Demi Nonton Mahalini, Warga 'Nangkring' di Atas Mobil Damkar saat Perayaaan HUT Jakarta

Unik! Demi Nonton Mahalini, Warga 'Nangkring' di Atas Mobil Damkar saat Perayaaan HUT Jakarta

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 22:59 WIB

Bocah Terpisah dari Ortu hingga Istri Kehilangan Suami Warnai Malam Puncak HUT DKI Jakarta

Bocah Terpisah dari Ortu hingga Istri Kehilangan Suami Warnai Malam Puncak HUT DKI Jakarta

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 22:53 WIB

5 Peserta Latsarmil KDMP Tewas, Koalisi Sipil: Stop Militerisasi Ruang Sipil!

5 Peserta Latsarmil KDMP Tewas, Koalisi Sipil: Stop Militerisasi Ruang Sipil!

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 22:45 WIB

×