semarang

Kehilangan 2 Pemain Andalan, PSIS Semarang Pertanyakan Sanksi dari Komdis PSSI

Semarang Suara.Com
Jum'at, 28 Juli 2023 | 06:38 WIB
Kehilangan 2 Pemain Andalan, PSIS Semarang Pertanyakan Sanksi dari Komdis PSSI
Pemain PSIS Semarang, Carlos Fortes dan Boubakary Diarra (psis.co.id)

SUARA SEMARANG - PSIS Semarang dipastikan tidak akan diperkuat 2 pemain asing andalannya, yakni Carlos Fortes dan Boubakary Diarra karena dijatuhi sanksi dari Komdis PSSI.

Padahal, pada hari ini, Jumat 28 Juli 2023, PSIS Semarang akan menghadapi lawan kuat, yakni Borneo FC di Stadion Jatidiri.

Carlos Fortes dan Boubakary Diarra mendapatkan larangan bermain sebanyak 2 pertandingan berdasarkan hasil sidang Komdis PSSI.

Sanksi kepada Carlos Fortes dan Boubakary Diarra didapatkan saat PSIS Semarang bertandang ke markas PSS Sleman pada 21 Juli 2023 kemarin.

Pertama, Carlos Fortes yang mendapatkan kartu merah langsung secara otomatis tidak akan di satu pertandingan setelahnya namun sanksi Komdis PSSI bisa menjatuhkan larangan bermain lebih banyak jika ada temuan lain.

Selain itu, Carlos Fortes juga terkena denda Rp10.000.000 karena mendapatkan kartu merah secara langsung.

Sementara itu, Boubakary Diarra dianggap melakukan tindakan pelanggaran serious foul play dan luput dari perhatian perangkat pertandingan yang melanggar Pasal 48A huruf (a) dan (f) Kode Disiplin PSSI Tahun 2023 dan dijatuhi hukuman larangan bermain dalam satu pertandingan serta denda Rp 10.000.000.

Manager operasional PSIS Wisnu Adi menyayangkan keputusan dari Komisi Disiplin PSSI yang menimpa klubnya tersebut.

Dia merasa hukuman kepada Carlos Fortes berlebihan karena pemain asal Portugal tersebut tidak melakukan tindakan yang membahayakan lawan.

Baca Juga: Membanggakan! Indonesia Raih Juara Umum The 13th Worldskills ASEAN 2023

Dalam rekaman, terlihat Carlos Fortes menendangkan kakinya ke arah Wahyudi Hamisi setelah dijatuhkan dan diprovokasi oleh pemain PSS Sleman tersebut.

“Pertama kami sangat sayangkan. Terkait Carlos Fortes, kami rasa hukuman kartu merah sudah cukup. Dalam kejadian, Fortes melakukan hal itu juga karena terprovokasi oleh pemain lawan dan tidak ada tingkah buruk lainnya yang membuat gaduh. Sehingga tambahan hukuman dua pertandingan sangat disayangkan,” tutur Wisnu Adi pada Kamis (27/7/2023).

Sedangkan untuk Boubakary Diarra, manajemen PSIS Semarang menilai bahwa apa yang dilakukan Diarra murni membuang bola.

“Kedua terkait Diarra. Setelah kami pelajari dalam rekaman video yang ada, posisi bertahan dan membuang bola Diarra sudah benar dan kepala pemain lawan yang mendekat ke bola. Tapi kenapa ada hukuman setelah itu. Terakhir kami menyayangkan karena keputusan dari Komdis tidak bisa dilakukan banding dan surat dari Komdis juga sangat mepet dengan pertandingan terdekat sehingga menganggu persiapan tim. Ada apa dengan Komdis?”, tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI