SUARA SEMARANG – Terekam Dong Jin Park sikut keras Asnawi Mangkualam dan wasit pertandingan pun tak berikan pelanggaran saat laga Busan IPark menjamu Jeonnam Dragons.
Saat terkena sikutan keras Dong Jin Park, pemain bernomor punggung 49 Busan IPark, Asnawi Mangkualam tampak kesakitan, wasit terlihat cuek atas kejadian tersebut.
Dalam sebuah pertandingan yang penuh kontroversi, terjadi insiden yang menggemparkan antara Busan IPark dan Jeonnam Dragons.
Pemain muda berbakat, Asnawi Mangkualam, menjadi pusat perhatian ketika ia dihadapkan pada pelanggaran brutal yang dilakukan dengan sengaja oleh tim tuan rumah.
Wasit yang memimpin pertandingan laga Busan IPark vs Jeonnam Dragons memilih untuk tetap diam dan tidak memberikan tindakan tegas.
Pertandingan yang digelar antara Busan IPark dan Jeonnam Dragons pada Selasa, 15 Agustus 2023, berlangsung dengan dramatis.
Asnawi Mangkualam, yang baru-baru ini menjadi bagian dari starting eleven Jeonnam Dragons, tampil impresif sejak awal pertandingan.
Keterampilan dan kecepatannya membuatnya menjadi ancaman serius bagi pertahanan lawan.
Namun, keberhasilan Asnawi tidak terlepas dari cobaan sulit. Tim tuan rumah, Busan IPark, sepertinya merencanakan taktik kasar untuk menghentikannya.
Puncaknya adalah ketika pemain Busan bernomor punggung 49, Dong Jin Park, dengan tegas melakukan sikutan ke arah dada Asnawi.
Insiden ini sangat merugikan dan licik, tetapi kejanggalan terjadi ketika wasit justru memilih untuk membiarkan hal ini terjadi tanpa memberikan tindakan yang setimpal.
Apa yang lebih mengejutkan adalah reaksi pelatih Jeonnam Dragons. Dengan wajah marah dan ekspresi ketidakpuasan, pelatih tersebut jelas-jelas merasakan adanya ketidakadilan yang tak bisa diterima.
Dia berteriak di pinggir lapangan, merasa bahwa timnya tidak mendapatkan perlakuan yang adil dari wasit.
Pelatih Jeonnam Dragons mengungkapkan kekecewaannya setelah pertandingan. Dia mengkritik keras keputusan wasit yang tampaknya berpihak kepada tim tuan rumah, Busan IPark.
Bahkan tanda pelanggaran saja tidak diberikan, membuat pelatih tersebut semakin yakin bahwa ada kecurangan yang terjadi.