SUARA SEMARANG - Pelatih PSIS Semarang, Gilbert Agius terpilih sebagai pelatih terbaik atau Best Coach BRI Liga 1 pekan kedelapan.
Diketahui, tahun ini adalah musim perdana bagi Gilbert Agius menukangi PSIS Semarang, bahkan berkarier di Indonesia.
Kedatangan Gilbert Agius ke PSIS Semarang sempat dianggap remeh oleh pendukung karena asalnya dari Malta yang mana ranking FIFA negara tersebut tidak lebih baik dari Indonesia.
Terlebih lagi, di beberapa pertandingan uji coba pra musim, Gilbert Agius gagal membawa PSIS Semarang pada kemenangan.
Namun ketika liga berjalan, Gilbert Agius membuktikan kepada pendukung PSIS Semarang bahwa dirinya berkualitas.
Dari delapan pekan di Liga 1 yang sudah dijalani Gilbert Agius, PSIS Semarang belum pernah kalah di kandangnya, yaitu Stadion Jatidiri.
Sementara untuk laga tandang, PSIS Semarang menang besar atas Dewa United FC dengan skor 4-1.
Strategi yang digunakan Gilbert Agius di PSIS Semarang terlihat sejak awal musim.
PSIS Semarang kini lebih bermain tenang di belakang untuk melakukan build up.
Baca Juga: Puan Anggap Bergabungnya Golkar Ke Gerindra Belum Final: Baru Menuju Pelaminan
Semua pemain PSIS Semarang, termasuk kiper pun berperan dalam build up yang diterapkan oleh Gilbert Agius.
Selain itu, pertahanan yang rapat juga lebih terlihat dalam skema yang saat ini dipakai PSIS Semarang.
Di unggahan instagram PSIS Semarang, Gilbert Agius mendapatkan apresiasi dari pihak klub.
"The Gaffer Gilbert Agius terpilih jadi Best Coach of The Week," tulis admin PSIS Semarang.
Selain pelatih Gilbert Agius, ada dua pemain PSIS Semarang lainnya yang disorot pada pekan ini.
Mereka adalah Boubakary Diarra dan Gali Freitas yang mewakili PSIS Semarang masuk dalam Best IX of The Week BRI Liga 1.