SUARA SEMARANG - Klub PSIS Semarang bakal ketiban apes karena dikurangi 3 poin jika Arema FC bakal mundur dari kompetisi di Indonesia. Kabar mundurnya Arema sedang ramai jadi pembahasan suporter sepakbola tanah air.
Namun tak hanya PSIS Semarang yang akan rugi besar dengan pengurangan tiga poin melainkan ada 5 klub lainnya yang juga akan menderita. Sementara dua klub lainya bisa jadi hanya akan dikurangi 1 poin.
Jika poin PSIS Semarang dikurangi dengan alasan tersebut maka yang semula berjumlah 14 menjadi 11 poin. Posisi PSIS Semarang bisa juga tergeser oleh klub-klub lain yang memiliki poin hampir sama namun belum bertemu dengan Arema.
Diantaranya PSIS Semarang bisa dilewati oleh Borneo FC, Persija Jakarta maupun PSSI Sleman. Sementara 3 klub yang sudah menang melawan Arema adalah Dewa United, Persik, Bali United, Barito Putera dan Rans.
Dua klub lainya yang bermain imbang adalah Persib Bandung dan Persis Solo. Dengan pengurangan poin maksimal itu jelas menjadi kerugian besar bagi PSIS Semarang.
Selain poin, di dicoretnya laga lawan Arema tersebut PSIS Semarang juga akan berpengaruh pada psikis klub karena saat ini sedang bertengger di papan atas.
PSIS Semarang yang sedang on fire menikmati posisi empat besar hasil dari 4 kali menang, 2 imbang dan 2 kali kalah. Klub asal Kota Semarang itu juga menempatkan pemain-pemainya dalam performa top.
Selain Carlos Fortes, striker PSIS Semarang Gali Freitas juga menjadi sorotan karena satu-satunya pemain ASEAN yang menunjukkan performa gemilang di awal musim.
Padahal PSIS Semarang sempat dicibir karena mengontrak pemain asal Timor Leste tersebut. Diketahui, liga di Timor Leste masih kalah jauh jika di dibandingkan level liga di Indonesia.
Baca Juga: Kejutan Transfer KMSK Deinze, Marselino Ferdinan Ditandemkan Bek Arsenal Usai Bobol 3 Gol
Sementara kabar Arema FC akan mundur itu diantaranya muncul di akun twitter @MafiaWasit.
"Kalau @AremaFC mundur dari Liga 1 yang diuntungkan cuma @persisofficial dan @persib karena hanya mereka yang ga bisa menang melawan klub ga jelas itu," cuitnya.
Mundurnya Arema dari kompetisi yang sudah berjalan jelas akan menimbulkan sanksi besar bagi klub di Jawa Timur tersebut. Salah satunya bisa saja terdegradasi ke kasta kedua.
Sementara alasan mundurnya Arema disebut-sebut karena performa tim yang jeblok belum pernah menang di delapan laga awal musim ini.
Sesuai ketentuan meski klub bermain jelek dan mendapatkan hasil buruk maka harus memenuhi kewajiban untuk menyelesaikan musim yang sedang berjalan.
PSIS Semarang sendiri tentunya tak ingin kehilangan poin krusial yang mengakibatkan turunnya posisi hingga terlempar dari empat besar.