Exco PSSI Soroti Kericuhan Suporter PSIS Semarang dan Persib, Bobotoh Ungkap Kronologis dan Fakta

Semarang | Suara.com

Selasa, 22 Agustus 2023 | 07:05 WIB
Exco PSSI Soroti Kericuhan Suporter PSIS Semarang dan Persib, Bobotoh Ungkap Kronologis dan Fakta
Exco PSSI, Arya Sinulingga (Instagram @arya.m.sinulingga)

SUARA SEMARANG - Terjadi kerusuhan antara suporter PSIS Semarang dan Persib saat digelar laga pekan ke-9 di Stadion Jatidiri pada 20 Agustus 2023.

Terlihat dari kamera broadcaster kerusuhan suporter PSIS Semarang dan Persib awalnya terjadi pada menit 23 setelah Marc Klok berhasil melakukan eksekusi penalti.

Saat itu, tribun bagian timur laut terjadi kerusuhan dan tampak asap putih yang dikatakan berasal dari tepung.

Petugas kemudian mendatangi lokasi tempat terjadinya kerusuhan dan berusaha menenangkan suporter PSIS Semarang dan Persib.

Meskipun demikian, pertandingan antara PSIS Semarang dan Persib tetap berjalan dan tidak dihentikan.

Usai laga, keributan antara suporter PSIS Semarang dan Persib kembali pecah di bagian tribun lainnya.

Hal ini membuat Exco PSSI, Arya Sinulingga angkat bicara melalui akun instagram pribadinya.

Dia mengajak agar para suporter menjalankan aturan yang ada, yakni tidak datang saat laga away karena masih dalam masa transisi.

Menurutnya, memajukan sepak bola Indonesia tidak bisa dilakukan satu pihak saja, melainkan harus dilakukan secara bersama-sama.

"Kita masih masa transisi, aturan sdh ada, tolong kita semua menjaga dan mengikuti aturan yang sudah dibuat. Mari kita belajar terus mendisiplinkan diri kita dan menata sepakbola kita supaya semakin baik. Semua sedang berupaya melakukan perubahan, dan semua elemen sepakbola harus bersama2 mau melakukan perubahan untuk sepakbola menjadi lebih baik," tulis Arya Sinulingga dalam caption.

Unggahan tersebut lantas mendapatkan respons dari para suporter.

Salah satu suporter Persib mengakui bahwa datang ke laga away memang sebuah kesalahan namun kerusuhan seperti ini juga tidak bisa diterima begitu saja.

"maaf pak ingin menyampaikan fakta karena sepertinya udah banyak hoax. Jadi yang seperti asap di stadion jatidiri semalam itu BUKAN smoke bomb melainkan bubuk semen, dan yang melemparkannya pun BUKAN dari pihak bobotoh tp dari pihak suporter semarang kepada bobotoh. Bobotoh emang salah pak karena away dan layak mendapatkan denda 25 jt sesuai dengan aturan yang berlaku, tp kita harus melihat fakta sebenarnya juga pak. Jangan mentang2 bobotoh salah karena away terus semua yang terjadi semalam diarahkan kepada bobotoh semua. Dan satu lagi yang pertama kali membuat kerusuhan itu suporter semarang sehabis goal mark klok yang pertama. Pihak suporter semarang setelah goal tersebut mulai meludahi dan mengencingi bobotoh dari tribun atas dan pelemparan semen ke arah bobotoh," tulis seorang netizen mengomentari unggahan Exco PSSI tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kondisi Terbaru Arsan Makarim Persib usai Dihantam Adi Satryo PSIS hingga Darah Mengucur, Yoyok Sukawi Terancam Denda

Kondisi Terbaru Arsan Makarim Persib usai Dihantam Adi Satryo PSIS hingga Darah Mengucur, Yoyok Sukawi Terancam Denda

| Senin, 21 Agustus 2023 | 16:41 WIB

Kericuhan PSIS Semarang vs Persib Bandung, PSSI Minta Semua Pihak Belajar dan Disiplin: Kita Masih di Masa Transisi

Kericuhan PSIS Semarang vs Persib Bandung, PSSI Minta Semua Pihak Belajar dan Disiplin: Kita Masih di Masa Transisi

Bola | Senin, 21 Agustus 2023 | 14:36 WIB

Panas! Sebut 'Galimu Tak Sesanggar Maung Klok', Akun Bobotoh Ini Dirujak Suporter Panser Biru

Panas! Sebut 'Galimu Tak Sesanggar Maung Klok', Akun Bobotoh Ini Dirujak Suporter Panser Biru

Jawa Tengah | Senin, 21 Agustus 2023 | 13:22 WIB

Terkini

Ini Cara Miliki Rumah Lelang BTN, Harga Bisa 40% di Bawah Pasar

Ini Cara Miliki Rumah Lelang BTN, Harga Bisa 40% di Bawah Pasar

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 19:05 WIB

GAIKINDO Tantang Merek Baru Berinvestasi Bukan Sekadar Cari Cuan di Indonesia

GAIKINDO Tantang Merek Baru Berinvestasi Bukan Sekadar Cari Cuan di Indonesia

Otomotif | Selasa, 26 Mei 2026 | 19:05 WIB

ESDM Bersiap Implementasi B50 pada 1 Juni, Jamin Tak Ganggu Stabilitas Industri Sawit

ESDM Bersiap Implementasi B50 pada 1 Juni, Jamin Tak Ganggu Stabilitas Industri Sawit

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 19:04 WIB

Pemimpin Karismatik: Ketika Kata-kata Bisa Menggerakkan Banyak Orang

Pemimpin Karismatik: Ketika Kata-kata Bisa Menggerakkan Banyak Orang

Your Say | Selasa, 26 Mei 2026 | 19:00 WIB

Sama-sama Pakai Sistem 3 Bek, Apa yang Membedakan Taktik John Herdman dan STY di Timnas Indonesia?

Sama-sama Pakai Sistem 3 Bek, Apa yang Membedakan Taktik John Herdman dan STY di Timnas Indonesia?

Bola | Selasa, 26 Mei 2026 | 19:00 WIB

Bullet Head: Ketika Penjahat Kelas Kakap Terjebak dalam Labirin Maut, Malam Ini di Trans TV

Bullet Head: Ketika Penjahat Kelas Kakap Terjebak dalam Labirin Maut, Malam Ini di Trans TV

Entertainment | Selasa, 26 Mei 2026 | 19:00 WIB

19 Bulan Pimpin Pemerintahan, Prabowo: Alhamdulillah Sudah Banyak yang Dicapai!

19 Bulan Pimpin Pemerintahan, Prabowo: Alhamdulillah Sudah Banyak yang Dicapai!

Video | Selasa, 26 Mei 2026 | 19:00 WIB

ESDM Segel Perusahaan Pengolahan BBM di Banten, Gali Unsur Pidana

ESDM Segel Perusahaan Pengolahan BBM di Banten, Gali Unsur Pidana

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 18:57 WIB

Rugi Setengah Miliar! Titik Api Kebakaran Showroom BYD BSD Berasal dari Gudang Sparepart

Rugi Setengah Miliar! Titik Api Kebakaran Showroom BYD BSD Berasal dari Gudang Sparepart

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 18:53 WIB

Ekonomi Digital RI Diproyeksi Tembus Rp 5.500 Triliun, Tapi UMKM Masih Kurang Dana

Ekonomi Digital RI Diproyeksi Tembus Rp 5.500 Triliun, Tapi UMKM Masih Kurang Dana

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 18:51 WIB