SUARA SEMARANG - Bek PSIS Semarang Haykal Alhafiz akan memanaskan persaingan di sisi kiri pertahanan melawan Giovani Numberi setelah kembali dari tugas negara bersama Timnas.
Bahkan Pelatih PSIS Semarang Gilbert Agius diminta belajar dari STY bagaimana cara memainkan Haykal di klub agar potensinya maksimal.
Membawa nama PSIS Semarang di Timnas Indonesia, Haykal Alhafiz benar-benar bermain bagus saat diberikan kesempatan oleh pelatih Shin Tae Yong. Terlebih lagi saat laga final ia menunjukkan kelasnya.
Namun saat di klub, Pelatih PSIS Semarang Gilbert Agius lebih banyak memilih Giovani Numberi atau Gio daripada Haykal Alhafiz.
Gio sejauh ini juga bermain apik mengawal sisi kiri pertahanan PSIS Semarang. Namun, Gilbert Agius diminta banyak belajar dari STY untuk memberikan kesempatan pada Haykal.
Rotasi pemain jadi kunci agar dua bek kiri PSIS Semarang itu sama-sama berkembang. Pengalaman juga sangat dibutuhkan mengingat Haykal saat ini masih berusia 22 tahun.
Di sisi lain bek kiri utama PSIS Semarang Giovani Numberi juga masih berusia 25 tahun atau di masa emas seorang pesepakbola.
"Coba Pelatih Agius melihat Haykal saat bermain di Timnas, jadi tidak hanya di bangku cadangan saja. Minimal bisa starter," tulis akun @frndkrna07 yang sudah melalui penyesuaian bahasa.
Permintaan ini kemudian mendapatkan banyak tanggapan dari fans PSIS Semarang lainnya yang menilai Haykal dan Gio sama-sama pemain muda klub yang memiliki kualitas bagus.
Baca Juga: KMSK Deinze Ditinggal Marselino Ferdinan 3 Minggu, Statistik Gila Buntu Gol
Melihat kondisi itu, pemain yang diturunkan pelatih PSIS Semarang adalah yang sesuai dengan strategi maupun kondisi kebugaran jelang laga.
Ada juga yang menganggap banyaknya menit bermain Haykal di Timnas karena saat ini tak diisi pemai-pemain terbaik dari semua klub. Lantaran ada beberapa klub yang enggan melepas pemain.
"Tergantung strategi ro musuhe nak defense bagus Haykal kalau menyerang bagus Gio karena talenta Papua terkenal ngotot," tulis fans PSIS Semarang lainnya.
Namun ada juga yang sepakat agar pelatih PSIS Semarang melakukan rotasi pemain. Sehingga keduanya sama-sama memiliki kepercayaan diri serta pengalaman.
Kesempatan untuk Haykal dari pelatih Gilbert Agius bisa didapatkan saat PSIS Semarang menjamu Bali United pada 2 September nanti. Atau saat bertandang di kandang Persis Solo sepekan kemudian.
Cara Haykal Alhafiz bertahan yang ngotot akan memperkokoh pertahanan PSIS Semarang dari gempuran striker-striker lawan.***