SUARA SEMARANG - Pak Leo, mengenakan kemeja warna dominan biru dan peci yang keduanya bercorak motif tenun khas Manggarai Barat menunjukkan Kebun Vanili beberapa waktu lalu.
Leo mendampingi sejumlah pengurus Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA) menengok komoditas Vanili yang sedang subur-suburya, di Desa Loha, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Dengan antusiasnya dia menghiraukan usia yang tak lagi muda untuk menjelaskan proses panen komoditas Vanili kepada kepada Ketua Pengawas YDBA, Lina Djafar, Ketua Pengurus YDBA, Sigit P Kumala, dan Advisor YDBA Tonny
Sumartono.
Vanili menjadi salah satu komoditas yang diandalkan petani setempat dan cukup mengesankan nilainya.
UMKM Vanili di Desa Loha
Menengok komoditas Vanili saat ini terdapat 67 UMKM Vanili yang dibina Astra melalui YDBA di Desa Loha, Manggarai Barat, NTT.
Berbagai program pembinaan diikuti oleh para UMKM tersebut, seperti pelatihan mentalitas dasar dan pembukuan usaha tani, manajemen SOP & teknik budidaya, benchmark budidaya.
Tak hanya itu, pendampingan pasca panen, perizinan usaha, internsifikasi budidaya Vanili, pemupukan berimbang, pengendalian hama terpadu & agenda Hayati, serta berbagai program pembinaan lainnya dijalankan.
Saat ini UMKM Vanili berhasil melakukan inovasi produk, yaitu produk vanili kering yang mendukung peningkatan produktivitas usaha sebesar 151% dan omset yang tumbuh mencapai 200%.
Baca Juga: Puluhan UMKM Ikut Eksis di GIIAS Berkat YDBA Astra yang Terbagi di 7 Zona
Produk vanili juga berkesempatan untuk menjadi souvenir dalam ajang internasional, yaitu G20 dan KTT ASEAN yang diselenggarakan di Indonesia.
UMKM Mete di Desa Repi
Dari Vanili menuju desa penghasil Mete, sebanyak 33 UMKM Mete aktif mengikuti berbagai program pembinaan yang dilakukan Astra melalui YDBA.
Sejalan dengan grand design yang telah YDBA susun, pada tahun 2023 UMKM Mete diharapkan dapat menerapkan diversifikasi/ inovasi produk dan memenuhi standar quality, cost & delivery (QCD) yang dibutuhkan oleh customer.
Berkat komitmen dan konsistennya, kini UMKM Mete telah sukses melakukan diversifikasi produk yang sebelumnya menjual produk mete gelondongan.
saat ini menghasilkan produk mete kupas goreng dan mete olahan yang dipasok ke berbagai offtaker/ customer.