Adapun Ketua BPC Perhumas Semarang, Julia SKB menambahkan bila Kota Semarang ditunjuk sebagai tuan rumah konvensi 2023 karena karakter keberagaman masyarakatnya.
Kota Semarang punya hewan imajiner bernama Warak Ngendog, di mana perpaduan Naga (China), Buraq (Arab), dan kambing (Jawa).
"Kota Semarang relatif kondusif, aman. Semarang punya Warak Ngendog, kemudian kami presentasikan di mana ada simbol dan nilai multicultural yang kita usung untuk harmoni," kata dia.
Situasi itu, kata Julia akan menjadi kerukunan dan hidup harmoni, di mana Kota Semarang menjadi contoh.
Sementara itu Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno, menjelaskan Perhumas punya peran penting untuk Indonesia.
"Indonesia jadi referensi global, peningkatan daya saing tinggi, pariwisata, budaya. Misalnya secara kunjungan pariwisata angkanya naik 15 persen pada tahun terakhir secara year on year," kata dia dalam sambutan virtualnya.
Perhumas lanjut Sandiaga Uno harus berperan tetap menjaga kestabilan, dari keharmonisan dari banyak bidang.
"Pokoknya 3G, Gercep, Geber dan Gaspol," kata Sandiaga Uno.***
Kontributor : Diaz