SUARA SEMARANG - Wasit asal Malaysia menyelamatkan wajah Timnas Indonesia saat menang lawan Turkmenistan.
Entah disengaja atau tidak, keberadaan wasit asal Malaysia tersebut memberikan keuntungan bagi Timnas Indonesia.
Dalam sebuah momen duel di lini pertahanan Indonesia, wasit Malaysia tak meniup peluit memberikan penalti pada Turkmenistan meski jelas-jelas terlihat adanya pelanggaran.
Dalam kedudukan 1-0 berkat gol tendangan indah Dendy Sulistyawan, Indonesia mengalami tekanan di babak kedua. Sekitar menit ke 50, para pemain Turkmenistan melakukan serangan balik.
Melalui serangan di sisi kanan pertahanan Indonesia para pemain Turkmenistan mencoba membuka ruang. Sementara di kotak penalti, sudah ada beberapa striker yang Turkmenistan untuk menerima umpan.
Dalam satu gerakan cepat sayap pemain Turkmenistan sempat mengecoh bek Timnas Indonesia dan masuk di kotak penalti Timnas Indonesia. Pada gerakan kedua, kaki bek Indonesia sempat menggaet kaki pemain lawan dan terjatuh.
Namun wasit asal Malaysia membiarkan kejadian itu dan menganggap sebagai benturan biasa. Hal itu jelas menjadi keuntungan bagi Timnas Indonesia karena lolos dari hukuman penalti.
Dalam beberapa kali tayangan ulang, komentator juga menilai hal itu adalah penalti. "Yak penalti. Mungkin Malaysia Connection," kata komentator.
Wasit yang memimpin laga Indonesia Turkmenistan berasal dari Malaysia dan di Timnas ada dua pemain Indonesia yang berlaga di Malaysia, Jordi Amat dan Saddil Ramdani.
Baca Juga: Hasil Live Skor Indonesia Lawan Turkmenistan, Menang Tiga Poin Katrol Posisi Indonesia 3 Peringkat
Jordi Amat berkostum Johor Darul Takzim dan Saddil Ramdani bersama Sabah FC.
Seandainya wasit asal Malaysia itu memberikan penalti besar kemungkinan Turkmenistan akan menyeimbangkan kedudukan menjadi 1-1. Hal itu akan membuat kans Turkmenistan mengalahkan indonesia semakin besar.
Lantaran di babak kedua Turkmenistan lebih banyak menguasai bola dan memiliki banyak peluang jika dibandingkan Timnas Indonesia.
Sejumlah tendangan jarak jauh pemain Turkmenistan beberapa kali mengancam gawang Timnas Indonesia yang dijaga Nadeo Argawinata.
Hingga akhirnya gol Egy Maulana Vikri di menit ke-91 membunuh asa para pemain Turkmenistan untuk menyamakan kedudukan. Gol itu membuat skor menjadi 2-0 dan menjadi hasil akhir laga Indonesia lawan Turkmenistan.***