SUARA SEMARANG - Timnas Indonesia yang sedang dibangun ulang oleh ketum PSSI Erick Thohir diremehkan oleh Malaysia.
Timnas Malaysia bahkan disebut enggan bermain dengan Indonesia gar4a-gara catatan dari FIFA. Bermain melawan Indonesia bukan lagi jadi prioritas negara tetangga tersebut.
Komentar dari Timnas Malaysia itu harus ditanggapi serius oleh Erick Thohir dengan menjadikan Timnas Indonesia lebih baik lagi. Faktanya, saat ini Timnas Indonesia masih dibawah Malaysia.
Hal itu ramai dibicarakan dan pelatih Malaysialah yang disebut menyampaikan bahwa Timnas Malaysia lebih baik dari Timnas Indonesia.
Setidaknya itu berdasarkan catatan FIFA yang merilis ranking Timnas di negara-negara dunia secara rutin. Kenyataanya, Indonesia ada di peringkat ke 147 dengan 1.053 poin sementara Malaysia ada di peringkat ke 134 dengan 1.095 poin.
Jika melihat peringkat maka sebenarnya wajar saja jika Timnas Malaysia tak ingin melawan Timnas Indonesia. Karena jika sampai kalah, maka Malaysia yang peringkatnya lebih tinggi akan mendapatkan pengurangan poin banyak.
Padahal rekor pertemuan antara Timnas Indonesia dan Malaysia relatif imbang. Terlebih lagi saat in Timnas Indonesia yang ditangani Erick Thohir mengalami peningkatan pesat.
Timnas Indonesia sendiri sebenarnya juga tak terlalu untung jika melawan Malaysia di FIFA Match Day. Alasanya, kualitas pemain Timnas Indonesia jauh meningkat dan sudah berada di level Asia dan bukan lagi Asia Tenggara.
Apalagi jika dilihat detil skuad masing-masing negara maka Erick Thohir tidak perlu malu karena Timnas Indonesia jauh lebih baik untuk saat ini.
Baca Juga: Shin Tae Yong Terancam Kehilangan Bek Kanan Timnas di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Bulan Oktober
Timnas Indonesia memiliki rata-rata usia 26 tahun 4 bulan, sementara Malaysia 28 tahun. Untuk nilai skuad juga Timnas Indonesia lebih unggul dengan 136,88 miliar berbanding 115,59 miliar.
Di lima laga terakhir, Timnas Indonesia hanya sekali kalah dan sisanya tiga kali menang serta sekali imbang. Kekalahan Timnas Indonesia disaksikan Erick Thohir ketika melawan Argentina.
Selanjutnya untuk lawan Timnas Indonesia di FIFA Match Day, Erick Thohir diminta mencarikan lawan yang peringkatnya jauh lebih tinggi.
Selain keuntungan mendapatkan poin banyak, melawan Timnas dengan peringkat tinggi juga akan memberikan pengalaman untuk para pemain muda.
Ditangan Erick Thohir progres Timnas Indonesia jauh lebih baik terbukti dengan hadirnya para pemain keturunan hingga peringkat di FIFA.***