RI Bakal Punya Pembangkit Nuklir, Hashim Djojohadikusumo: 70 Gigawatt Akan Dibangun

Mohammad Fadil Djailani, Fakhri Fuadi Muflih

Rabu, 04 Februari 2026 | 13:48 WIB
RI Bakal Punya Pembangkit Nuklir, Hashim Djojohadikusumo: 70 Gigawatt Akan Dibangun
Pemerintah Indonesia berencana melakukan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN). Pengerjaannya dilakukan bertahap hingga tahun 2034 mendatang. Foto Fakhri-Suara.com
baca 10 detik
  • Pemerintah bangun PLTN bertahap mulai 500 MW hingga target 7 GW pada 2034.
  • Nuklir bagian dari target 70 GW listrik baru, dengan 76% berasal dari energi hijau.
  • Indonesia buka peluang investasi dan kerja sama teknologi nuklir sipil internasional.

Suara.com - Pemerintah Indonesia berencana melakukan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN). Pengerjaannya dilakukan bertahap hingga tahun 2034 mendatang.

Hal ini disampaikan Utusan Khusus Presiden untuk Energi dan Lingkungan Hashim Djojohadikusumo. Keputusan tersebut dikatakannya menjadi bagian dari arah besar transisi energi dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 10 tahun ke depan.

“Pemerintah juga telah memutuskan untuk memulai pengadaan 7 Gigawatt tenaga nuklir,” kata Hashim dalam acara Indonesia Economic Summit (IES), Rabu (4/2/2026).

Hashim menjelaskan, pembangunan PLTN tahap awal dimulai dengan kapasitas 500 megawatt sebelum ditingkatkan secara progresif hingga mencapai 7 gigawatt pada 2034.

“500 Megawatt pada awalnya, seiring waktu hingga tahun 2034, akan menjadi 7 Gigawatt tenaga nuklir,” ujarnya.

Menurut Hashim, keputusan masuk ke energi nuklir tidak berdiri sendiri, melainkan menjadi bagian dari strategi besar RUPTL yang telah diumumkan pemerintah. Dalam rencana tersebut, Indonesia menargetkan pembangunan total 70 gigawatt pembangkit listrik dalam 10 tahun ke depan.

“Untuk 10 tahun ke depan, telah diumumkan bahwa 70 Gigawatt akan dibangun,” kata Hashim.

Ia menyebut, mayoritas tambahan kapasitas listrik nasional akan berasal dari sumber energi hijau dan terbarukan. Pemerintah menargetkan 76 persen proyek kelistrikan berasal dari energi bersih.

“76 persen di antaranya akan berasal dari perusahaan sejenis Masdar dan lainnya,” ujarnya.

baca juga

Ia menambahkan, keputusan membangun PLTN juga menarik minat banyak negara untuk terlibat dalam investasi maupun penyediaan teknologi. Pemerintah membuka peluang kerja sama internasional dalam pengembangan nuklir sipil.

“Banyak negara telah menunjukkan niat untuk masuk dan berpartisipasi dalam investasi, juga menjual teknologi dan sebagainya,” ujarnya.

Di luar energi terbarukan dan nuklir, Hashim menyebut gas alam tetap akan digunakan sebagai sumber energi transisi. Pemerintah menilai gas masih dibutuhkan untuk menjaga keandalan sistem kelistrikan nasional.

“Sisanya akan disediakan oleh gas alam, yang kami anggap sebagai bahan bakar transisi,” kata Hashim.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Bakal Tambah Polisi Hutan Jadi 70.000 Personil

Prabowo Bakal Tambah Polisi Hutan Jadi 70.000 Personil

Bisnis | Rabu, 04 Februari 2026 | 13:02 WIB

Hashim: Prabowo Tak Omon-omon Soal Perlindungan Lingkungan

Hashim: Prabowo Tak Omon-omon Soal Perlindungan Lingkungan

Bisnis | Rabu, 04 Februari 2026 | 12:29 WIB

Hashim: 28 Perusahaan yang Izinnya Dicabut Sepihak Satgas PKH Bisa Ajukan Keberatan

Hashim: 28 Perusahaan yang Izinnya Dicabut Sepihak Satgas PKH Bisa Ajukan Keberatan

Bisnis | Selasa, 03 Februari 2026 | 15:53 WIB

Terkini

Detik-Detik Helikopter Super Puma Sewa BNPB Jatuh di Sungai Barito

Detik-Detik Helikopter Super Puma Sewa BNPB Jatuh di Sungai Barito

News | Minggu, 08 November 2026 | 15:25 WIB

Helikopter BNPB Jatuh Saat Ambil Air di Sungai Barito

Helikopter BNPB Jatuh Saat Ambil Air di Sungai Barito

Sulsel | Minggu, 08 November 2026 | 15:25 WIB

Sudah Jadi Pemain Persija, Shin Tae-yong Blak-blakan dengan Kondisi Marselino Ferdinan

Sudah Jadi Pemain Persija, Shin Tae-yong Blak-blakan dengan Kondisi Marselino Ferdinan

Bola | Minggu, 08 November 2026 | 15:17 WIB

PLN Genjot Pembangunan Pembangkit Listrik Mesin Gas di Baubau

PLN Genjot Pembangunan Pembangkit Listrik Mesin Gas di Baubau

Sulsel | Minggu, 08 November 2026 | 15:15 WIB

Beda Cushion OMG Kemasan Bulat dan Kotak: Dari Fungsi, Coverage, hingga Hasil Akhirnya

Beda Cushion OMG Kemasan Bulat dan Kotak: Dari Fungsi, Coverage, hingga Hasil Akhirnya

Lifestyle | Minggu, 08 November 2026 | 15:15 WIB

Ironi Maskulinitas: Cowok Nangis Dibully, tapi Pelaku Catcalling Malah Dimaklumi?

Ironi Maskulinitas: Cowok Nangis Dibully, tapi Pelaku Catcalling Malah Dimaklumi?

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 15:14 WIB

7 Rekomendasi HP Murah Kuat Main MLBB Smooth 60 FPS: Chipset Helio G99 dan Snapdragon 685

7 Rekomendasi HP Murah Kuat Main MLBB Smooth 60 FPS: Chipset Helio G99 dan Snapdragon 685

Tekno | Minggu, 08 November 2026 | 15:11 WIB

Mengenal Gerakan #CuekinBuzzer: Jurus Netizen Bungkam Akun Provokator

Mengenal Gerakan #CuekinBuzzer: Jurus Netizen Bungkam Akun Provokator

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 15:10 WIB

Penembak Jitu dan Bom Israel Incar Anak-anak di Gaza yang Berangkat ke Sekolah

Penembak Jitu dan Bom Israel Incar Anak-anak di Gaza yang Berangkat ke Sekolah

News | Minggu, 08 November 2026 | 15:05 WIB

Usut Dalang Penyadapan Ilegal Presiden, Komisi III Panggil Kapolri Kamis Pekan Depan

Usut Dalang Penyadapan Ilegal Presiden, Komisi III Panggil Kapolri Kamis Pekan Depan

News | Minggu, 08 November 2026 | 14:57 WIB

×