Musim Kemarau Kota Semarang Panen Melon, Mbak Ita: Bukti Ketahanan Pangan Berjalan

Semarang

Rabu, 04 Oktober 2023 | 16:07 WIB
Musim Kemarau Kota Semarang Panen Melon, Mbak Ita: Bukti Ketahanan Pangan Berjalan
Musim Kemarau Kota Semarang Panen Melon, Mbak Ita: Bukti Ketahanan Pangan Berjalan. (Dok Semarang.suara.com)

SUARA SEMARANG - Musim kemarau yang berkepanjangan tak menyurutkan Kota Semarang sebagai pionir dalam produktivitas ketahanan pangan. Salah satunya dengan penen melon yang dilakukan Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu, Rabu 4 Oktober 2023 di Kebun Buah Argo Purwosari Kecamatan Mijen.

Panen melon kali ini begitu istimewa, sebab cuaca yang panas menjadikan buah berwarna kuning ini tampak segar dan ukuran besar. Kota Semarang pun berhasil mewujudkan ketahanan pangan yang terus berkelanjutan.

Mbak Ita sapaan walikota menyebut panen melon di Kota Semarang merupakan semangat para warga dalam program ayo nandur selama menghadapi musim kemarau atau dampak El Nino.

Menanam melon juga merupakan buah yang mudah untuk dibudidaya. Banyak dicari orang serta tanah di Kota Semarang cocok ditanami.

"Melon semakin (cuaca) panas, semakin bagus hasilnya. Buahnya mlenuk-mlenuk, gede-gede, warnanya cerah," kata Mbak Ita.

Mbak Ita mengungkapkan, hasil panen melon yang tergolong istimewa ini telah didukung dengan modernisasi cara bercocok tanam. Bukan ditanam di lahan terbuka tapi memanfaatkan teknik green house.

"Pakai green house ini hasilnya lenih bagus bisa dikontrol dari pupuk hingga hama maka hasilnya sangat memuaskan," katanya.

Argo Purwosari merupakan lahan perkebunan milik pemkot dengan banyak aneka jenis tanaman yang menjadi demplot bagi masyarakat.

Di sini juga hasil panen buah-buahan dan sayur mayur yang melimpah bisa dibeli oleh masyarakat umum.

baca juga

"Silakan dibeli harga miring dan bayar pakai cashless non tunai. Ini juga arahan kebijakan pak Presiden Jokowi penggunaan digitalisasi," katanya.

Kepala Dispertan Kota Semarang, Hernowo Budi Luhur mengatakan, panen melon di Agro Purwosari ini merupakan upaya menggelorakan semangat ayo nandur. 

Selain itu, pihaknya ingin membranding bahwa Semarang juga merupakan daerah potensial penghasil melon. Iklim panas Semarang sangat cocok untuk penanaman buah seperti melon dan semangka. 
Penanamannya pun tidak harus di lahan tertutup namun juga di hidroponik, tanah biasa, tabulapot, atau media lainnya. 

"Kita ingin branding Semarang sebagai salah satu wilayah penghasil melon. Budi daya melon memang agak rumit, butuh telaten, dan sabar. Penyerbukan juga dengan campur tangan manusia, tapi jika perawatan kita ikuti SOP (standar operasional prosedur-red), itu bisa," katanya.

Dia menyebut, ada berbagai program untuk mendorong masyarakat tergerak untuk melakukan penanaman dan mengonsumsi sayur dan buah, antata lain program Bank Tani, Mbak Ita Mezem, Gemes Bun (Gerakan Makan Sayur dan Buah Nusantara).  

"Kami ingin masyarakat mencintai produk-produk sendiri. Sayur dan buah lokal tidak kalah dengan sayur dan buah import," ujarnya. 

Terlebih, sambung Hernowo, masyarakat saat ini sudah banyak yang melaksanakan urban farming. Sehingga, sayur dan buah di Kota Semarang stoknya melimpah. 

"Kami juga ingin masyarakat bisa termotivasi membeli produk dalam negeri, termasuk produk buah dan sayur, sehingga ketahanan panagan terlaksana baik," katanya.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jelang Hadapi PSIS Semarang, Pelatih RANS Nusantara Evaluasi Peforma Tim di Bulan September

Jelang Hadapi PSIS Semarang, Pelatih RANS Nusantara Evaluasi Peforma Tim di Bulan September

Your Say | Rabu, 04 Oktober 2023 | 15:36 WIB

Waduh! Kasus Penganiayaan Kader PDI Perjuangan Semarang Bakal Dihentikan Polisi, Ini Alasannya

Waduh! Kasus Penganiayaan Kader PDI Perjuangan Semarang Bakal Dihentikan Polisi, Ini Alasannya

Jawa Tengah | Rabu, 04 Oktober 2023 | 14:17 WIB

Dilanda Kemarau Ekstrem, Perlukah Sistem Rain Water Harvesting Diterapkan?

Dilanda Kemarau Ekstrem, Perlukah Sistem Rain Water Harvesting Diterapkan?

Your Say | Rabu, 04 Oktober 2023 | 14:11 WIB

Terkini

Udah Siap Belum? Cristiano Ronaldo Bakal Bawa Portugal Juara Piala Dunia 2026

Udah Siap Belum? Cristiano Ronaldo Bakal Bawa Portugal Juara Piala Dunia 2026

Bola | Rabu, 24 Juni 2026 | 02:45 WIB

Rekor 60 Tahun Tumbang! Cristiano Ronaldo Jadi Raja Gol Portugal di Piala Dunia

Rekor 60 Tahun Tumbang! Cristiano Ronaldo Jadi Raja Gol Portugal di Piala Dunia

Bola | Rabu, 24 Juni 2026 | 02:36 WIB

Kok Sepi, Mana Suaranya? Sindiran Pedas Sang Kakak Usai Cristiano Ronaldo Cetak Brace

Kok Sepi, Mana Suaranya? Sindiran Pedas Sang Kakak Usai Cristiano Ronaldo Cetak Brace

Bola | Rabu, 24 Juni 2026 | 02:28 WIB

Portugal Pesta Gol 5-0 atas Uzbekistan, Cristiano Ronaldo Cetak Rekor Bersejarah

Portugal Pesta Gol 5-0 atas Uzbekistan, Cristiano Ronaldo Cetak Rekor Bersejarah

Bola | Rabu, 24 Juni 2026 | 02:15 WIB

Ini Tampang Pria yang Tega Sekap Perempuan di Cileunyi hingga Alami Kebutaan dan Bibir Sumbing

Ini Tampang Pria yang Tega Sekap Perempuan di Cileunyi hingga Alami Kebutaan dan Bibir Sumbing

Jabar | Selasa, 23 Juni 2026 | 23:45 WIB

Perang Bintang AADC di Pasar Obat Herbal

Perang Bintang AADC di Pasar Obat Herbal

Jabar | Selasa, 23 Juni 2026 | 23:32 WIB

BMKG Petakan Kemarau di Sumsel, Sejumlah Daerah Mulai Masuk Zona Kering

BMKG Petakan Kemarau di Sumsel, Sejumlah Daerah Mulai Masuk Zona Kering

Sumsel | Selasa, 23 Juni 2026 | 23:25 WIB

Harga DMO Batu Bara Dirombak, Apa Dampaknya bagi PTBA dan PLN?

Harga DMO Batu Bara Dirombak, Apa Dampaknya bagi PTBA dan PLN?

Sumsel | Selasa, 23 Juni 2026 | 23:15 WIB

Pelaku Penyekapan Tragis Bandung Ditangkap, Dedi Mulyadi Puji Gerak Cepat Polda Jabar

Pelaku Penyekapan Tragis Bandung Ditangkap, Dedi Mulyadi Puji Gerak Cepat Polda Jabar

Jabar | Selasa, 23 Juni 2026 | 23:15 WIB

Harga Karet Sumsel Tetap di Atas Rp40 Ribu saat Dolar Menguat, Kok Petani Belum Lega?

Harga Karet Sumsel Tetap di Atas Rp40 Ribu saat Dolar Menguat, Kok Petani Belum Lega?

Sumsel | Selasa, 23 Juni 2026 | 23:02 WIB