K-pop Goes Global, Apa Bisa Grup Idola Tanpa Orang Korea Dapat Membawa Fenomena K-pop ke Amerika?

Semarang

Senin, 09 Oktober 2023 | 23:26 WIB
K-pop Goes Global, Apa Bisa Grup Idola Tanpa Orang Korea Dapat Membawa Fenomena K-pop ke Amerika?
K-pop Goes Global, Apa Bisa Grup Idola Tanpa Orang Korea Dapat Membawa Fenomena K-pop ke Amerika? ((Allkpop))

SUARA SEMARANG - Fenomena K-pop semakin berkembang pesat dan tak bisa dibendung untuk menaklukkan dunia dengan cepat, bahkan ada pembentukan grup idola tanpa orang Korea.

Sehingga hal ini menjadikan sebuah tren terbaru dan juga positif bagi negara manapun yang tengah dilanda oleh fenomena K-Pop.

Namun, yang membuat perhatian kita teralih adalah tren terbaru dalam industri musik Korea ini adalah kelompok K-pop tanpa anggota Korea.

Grup-grup ini kini tak hanya muncul sebagai potensi besar di Amerika Serikat, tetapi juga mengejar perjalanan menuju kesuksesan global.

Pertanyaannya, mengapa K-pop tanpa anggota Korea bukan lagi hal yang mustahil?

Semua akan terjawab dengan contoh dari dua kelompok yang mengejar mimpi mereka di Amerika.

Tren ini diawali dengan JYP Entertainment, salah satu perusahaan hiburan terbesar di Korea, yang mengumumkan pembentukan grup baru bernama "VCHA."

Grup ini lahir melalui proyek peluncuran girl group global yang disebut "A2K (America2Korea)," yang merupakan kerjasama antara JYP Entertainment, Republic Records, dan Universal Music.

Grup VCHA terdiri dari enam anggota multinasional yang mengikuti sistem pelatihan K-pop pertama di Amerika Utara.

baca juga

Ini adalah langkah besar dalam menggabungkan budaya Barat dengan budaya K-pop yang terkenal ketat.

Namun, pertanyaan besar adalah apakah kelompok seperti VCHA dapat beradaptasi dengan sistem idola Korea yang agak konservatif.

Terdapat perbedaan budaya yang signifikan antara Timur dan Barat, yang mungkin akan memengaruhi pandangan dan harapan penggemar K-pop.

Meskipun belum melakukan debut resmi, VCHA sudah mendapatkan perhatian besar dengan lagu pra-debut mereka "YO Universe," yang telah ditonton lebih dari 8,2 juta kali di YouTube.

Selain JYP Entertainment, perusahaan hiburan lainnya yang ikut dalam tren ini adalah HYPE, yang saat ini sedang mengadakan proyek audisi global yang disebut "The Debut: Dream Academy."

Proyek ini mencakup audisi di 12 kota di seluruh dunia dan akan mendebutkan grup K-pop dengan anggota dari berbagai negara, termasuk Korea, Amerika Serikat, Swiss, Jepang, Brasil, dan Thailand.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

9 Artis K-Pop yang Dinominasikan di MTV EMA 2023, Ada Idolamu?

9 Artis K-Pop yang Dinominasikan di MTV EMA 2023, Ada Idolamu?

Your Say | Senin, 09 Oktober 2023 | 12:53 WIB

Drama Korea dan K-Pop: Hobi yang Merayu Jutaan Fans Global

Drama Korea dan K-Pop: Hobi yang Merayu Jutaan Fans Global

Your Say | Senin, 09 Oktober 2023 | 11:41 WIB

Keren! NewJeans Jadi Girl Group Pertama yang Bertahan 10 Minggu di Billboard 200

Keren! NewJeans Jadi Girl Group Pertama yang Bertahan 10 Minggu di Billboard 200

Your Say | Minggu, 08 Oktober 2023 | 19:03 WIB

Terkini

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Potensi RI Punya 89 Ribu Ton Uranium, BRIN Paparkan Ambisi Nuklir ke Prabowo

Potensi RI Punya 89 Ribu Ton Uranium, BRIN Paparkan Ambisi Nuklir ke Prabowo

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Internal Golkar Wonosobo Bergolak, Mahkamah Partai Diminta Turun Tangan

Internal Golkar Wonosobo Bergolak, Mahkamah Partai Diminta Turun Tangan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:44 WIB

Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji

Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:31 WIB

Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset

Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:24 WIB

John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura

John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi

Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:12 WIB

Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG

Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:11 WIB

Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini

Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:09 WIB

Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR

Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:01 WIB

×