SUARA SEMARANG - Perdebatan siapa Man Of The Match (MOTM) di laga Timnas Indonesia hingga prediksi Marselino Ferdinan bermain di leg kedua muncul.
Kans Marselino Ferdinan untuk bermain di leg kedua di Bandar Seri Begawan terbuka lebar usai ia muncul di sesi latihan. Marselino Ferdinan bisa jadi pembeda di lini tengah Timnas Indonesia.
Tanpa Marselino Ferdinan di laga pertama, kreativitas lini tengah Timnas Indonesia terlihat berkurang. Beruntung masih ada Ricky kambuaya yang masuk di babak kedua.
Setidaknya ada empat nama yang berpotensi menjadi MOTM di laga pertama Timnas Indonesia melawan Brunei Darussalam. Nama Marselino Ferdinan tak masuk di sana karena masih mengalami cedera.
Empat rekan Marselino Ferdinan adalah Sandy Walsh, Ramadhan Sananta, Rizky Ridho dan Dimas Drajad. Setidaknya itu yang diunggah di akun Timnas Indonesia Info.
Keempatnya dinilai bermain bagus sejak pertama kali dimainkan. Namun ada yang menyebut satu pemain penting Timnas Indonesia lainya ketinggalan untuk dinominasikan menjadi MOTM adalah Ricky Kambuaya.
Sama seperti Marselino Ferdinan saat bermain, Ricky Kambuaya memiliki peran yang sangat signifikan untuk membantu Timnas Indonesia. Perannya begitu terlihat terutama di babak kedua.
Tanpa mengesampingkan pemain lain, rekan Marselino Ferdinan tersebut layak diganjar dengan status MOTM untuk laga leg 1 melawan Brunei Darussalam.
Di sisi lain, kesempatan Marselino Ferdinan untuk bermain di leg kedua melawan Brunei Darussalam terbuka lebar. Hal itu terjadi setelah kehadiran Marselino Ferdinan bersama rekan-rekanya di lokasi latihan.
Baca Juga: Bek Klub Norwegia Starter di Leg 2, Pratama Arhan Dirotasi STY di Sultan Hassanal Bolkiah Stadium?
Bisa jadi Marselino Ferdinan akan dibawa pelatih Timnas Indonesia menuju Bandar Seri Begawan. Jika kondisi cederanya sudah pulih maka ia akan jadi kekuatan baru untuk Timnas Indonesia.
Timnas Indonesia begitu terasa saat Marselino Ferdinan tidak diturunkan. Apalagi di lini tengah, Timnas Indonesia juga ditinggal Ivar Jenner.
Marselino Ferdinan dan Ivar Jenner adalah motor serangan yang dimiliki oleh Timnas Indonesia senior saat ini. Meski lawannya adalah Brunei Darussalam yang peringkatnya berada di bawah Timnas Indonesia namun hal itu begitu terlihat kesulitan.
Marselino Ferdinan saat dimainkan bisa ikut membongkar pertahanan lawan yang bermain bertahan. Hampir semua pemain Brunei Darussalam berada di lini pertahanan sehingga hampir tak ada ruang terbuka untuk menyerang.
Dalam kondisi itu peran Marselino Ferdinan sangat dibutuhkan. Pengalaman Marselino Ferdinan di klub KMSK Deinze bisa menjadi senjata baru yang mengejutkan lawan di Bandar Seri Begawan.***