SUARA SEMARANG - Nama Pratama Arhan mulai tergeser di Timnas Indonesia. Bahkan ia diusulkan dicadangkan di leg kedua saat bertandang di Sultan Hassanal Bolkiah Stadium.
Pengganti Pratama Arhan adalah bek versatile Viking FK yang berkompetisi di negara Norwegia. Ia dinilai bisa bermain di posisi bek kiri maupun gelandang.
Tergusurnya Pratama Arhan dari starter di leg kedua melawan Brunei Darussalam akan menjadi persaingan yang sehat di posisi bek kiri Timnas. Hal itu secara otomatis akan meningkatkan kualitas para pemain.
Pemain yang berpotensi besar menggantikan Pratama Arhan di bek kiri adalah Shayne Pattynama. Gaya permainan Eropa yang ia mainkan di leg 1 terbukti mampu membongkar pertahanan lawan.
Di leg 1 saat Timnas Indonesia menjamu Brunei Darussalam, Pratama Arhan digantikan Shayne Pattynama di babak kedua. Berbeda dengan Pratama Arhan, Shayne Pattynama tak banyak melakukan dribel namun melakukan operan langsung dan pintar membuka ruang.
Pengganti Pratama Arhan itu juga melakukan pergerakan tanpa bola yang bagus mirip gaya permainan khas Eropa. Maka tak aneh jika Shayne Pattynama saat ini menjadi pemain inti Viking FK.
Kompatriot Pratama Arhan itu juga berhasil membawa Viking FK terus berada di papan atas Liga Norwegia. Saat ini ada di posisi runner up dan hanya terpaut 3 poin dari puncak.
Dengan pengalaman yang dimiliki oleh rekannya tersebut maka Pratama Arhan bisa jadi kalah bersaing untuk saat ini. terlebih lagi Pratama Arhan kurang mendapatkan kesempatan di level klub.
Meski demikian, Pratama Arhan tetap harus siap diturunkan jika nantinya dibutuhkan pelatih STY untuk bermain sewaktu-waktu. Laga Timnas Indonesia melawan Brunei Darussalam di leg kedua akan digelar pada 17 Oktober 2023.
Baca Juga: Magis Pratama Arhan Hilang di GBK, Pasangan Azizah Salsha Sudah Kepikiran Terbang Ke Korea Selatan?
Diprediksi Brunei Darussalam akan bermain lebih lepas karena saat ini sudah tertinggal 6 gol dari Pratama Arhan dkk. Namun hal itu justru berbahaya bagi Timnas Indonesia.
Jika Brunei Darussalam bisa mencetak gol lebih dahulu maka akan jadi motivasi besar mereka untuk mengalahkan Pratama Arhan dkk. Kekalahan dari Brunei Darussalam tak akan menghambat Timnas Indonesia untuk lolos kualifikasi Piala Dunia 2026, asalkan tak mencetak lebih banyak gol dari Timnas Indonesia.
Meski demikian, kekalahan dari Brunei Darussalam akan jadi kerugian besar bagi Pratama Arhan dan rekan-rekannya. Lantaran akan menghambat ranking Timnas Indonesia di FIFA.
Walaupun Timnas Indonesia sudah menang besar di leg 1, namun Pratama Arhan dkk harus tetap mengincar kemenangan kedua di Sultan Hassanal Bolkiah Stadium.
Untuk itu Pratama Arhan harus siap dirotasi oleh pelatih dengan digantikan oleh Shayne Pattynama di daftar starter Timnas Indonesia demi meraih kemenangan meyakinkan.***