SUARA SEMARANG - Asisten stafsus kepresidenan RI, Andy Budiman menjadi narasumber di Universitas Wahid Hasyim Semarang dalam sebuah Seminar yang mengetengahkan tema ‘Generasi milenial kuasai digital’.
Dalam seminar tersebut, Caleg DPR RI Daerah Pemilihan Jawa tengah I itu memberikan penjelasan mengenai peta perkembangan pemahaman generasi milenial dan Gen Z melalui media sosial.
Caleg yang bertarung di Salatiga, Kendal, serta Kota dan Kabupaten Semarang tersebut menyebut bahwa di era sekarang ada perubahan besar soal bagaimana Gen Z menerima informasi.
“Ada perubahan besar dalam menerima informasi dari media sosial bukan media konvensional,” ujarnya pada Kamis (12/10/2023).
Andy Budiman menyebut fenomena tersebut dengan Echo Chamber.
“Orang hidup dalam fenomena Echo Chamber,” kata Waketum PSI itu.
Echo Chamber adalah sebuah pengertian dari situasi seseorang mengira bahwa semua orang di dunia memiliki pandangan yang sama dengan dirinya karena pengaruh algoritma.
“Fenomena Echo chamber ini sangat berbahaya karena berpotensi membuat orang tidak menerima perbedaan,” tuturnya.
Fenomena tersebut dikatakan oleh Andy sebagai ancaman untuk keberagaman yang selama ini menjadi identitas Indonesia.
Baca Juga: Keturunan Semarang Lur, Ini Profil Biodata Nathan Tjoe A On, Naturalisasi Bek Timnas Indonesia
“Hal ini menjadi ancaman untuk keberagaman, terutama keberagaman agama, ideologi, dan politik,” tekannya.
Namun begitu, dalam setiap ancaman yang datang, selalu ada keuntungan yang bisa diambil jika dikelola dengan benar.
“Perkembangan media sosial menjadi potensi menguntungkan untuk pertumbuhan industri Indonesia. Namun di sisi lain menjadi ancaman jika tidak dikelola dengan baik,” tutupnya.***