SUARA SEMARANG - Pelatih Timnas Brunei Darussalam Mario Rivera dengan terang-terangan ingin membalas kekalahan atas Timnas Indonesia di Jakarta.
Bahkan sebanyak 13 pemain "Singapura" telah dipersiapkan Mario Rivera untuk mengalahkan Timnas Indonesia. Dengan pengalaman yang dimiliki di liga yang lebih mapan maka Timnas Indonesia wajib waspada.
Pemain andalan pelatih Brunei Darussalam untuk melawan Timnas Indonesia itu saat ini berlaga di Liga Singapura. Mereka semua tergabung dengan klub Brunei DPMM FC.
Klub ini berisikan pemain-pemain Timnas Brunei Darussalam namun berkompetisi di Liga Singapura. Dari 13 pemain tersebut, tersebar di berbagai posisi. Mulai dari kiper, bek, gelandang, hingga striker.
Bermain di kandang sendiri akan menjadi keuntungan bagi anak asuh Mario Rivera untuk membawa Brunei Darussalam mengalahkan Timnas Indonesia. Dukungan publik Stadion Sultan Hassanal Bolkiah akan menjadi senjata menurunkan mental pemain lawan.
Di sisi lain, Mario Rivera yang memainkan 13 anak asuhnya yang berlaga di satu tim di Singapura akan menjadi keuntungan tersendiri. Meski bukan pemain terkenal, namun mereka sudah terbiasa bermain satu tim.
Pemain tersebut sudah memiliki chemistry satu sama lain dan memahami pergerakan masing-masing. Sehingga permainan mereka akan bisa kompak dan lebih cepat.
Di klub Brunei DPMM FC, diantara pemain Brunei Darussalam yang bisa diturunkan lawan Timnas Indonesia seperti Najib Tarif dan Hanif Farhan Azman yang sama-sama memiliki posisi gelandang.
Mario Rivera juga bisa mengandalkan kiper Haimie Nyaring dan bek Yura Indera Putera. Keduanya adalah pemain termahal milik Timnas Brunei Darussalam saat ini dengan nominal Rp 2,17 miliar dan Rp 1,74 miliar.
Timnas Indonesia juga harus mewaspadai keberadaan Hakeme Yazid Said yang berposisi sebagai striker murni. Ia dinilai sebagai striker muda menjanjikan karena saat ini sudah dihargai dengan nominal Rp 2,61 miliar.
Saat ini Timnas Brunei Darussalam ketinggalan 6 gol dari Timnas Indonesia. Untuk menggagalkan Indonesia masuk di babak kedua, maka anak asuh Mario Rivera mesti menang setidaknya 7 gol tanpa balas.
Jika Indonesia sampai kalah 6 gol tanpa balas maka babak tambahan hingga babak penalti bisa menjadi penentuan siapa yang akan lolos di babak berikutnya.
Di sisi lain, Timnas Indonesia jelas tak mau kalah dari Brunei Darussalam. Berapapun skornya, jika Timnas Indonesia sampai kalah maka akan rugi karena tak dapat poin untuk mengatrol peringkat dunia.
Untuk itu laga Timnas Brunei Darussalam lawan Timnas Indonesia ini masih akan tetap seru karena sama-sama mengincar poin penuh untuk lolos ke babak selanjutnya.***