Di Turkiye, evaluasi fasilitas akomodasi dilakukan berdasarkan empat kategori utama: “Pengelolaan Berkelanjutan”, “Dampak Budaya”, “Dampak Sosial Ekonomi”, dan “Dampak Lingkungan”.
Langkah pertama yang dilakukan fasilitas ini untuk mendapatkan sertifikat keberlanjutan adalah dengan menunjukkan pengelolaan berkelanjutan yang efektif.
Berbagai langkah berikutnya juga diperlukan untuk verifikasi/sertifikasi, termasuk dengan cara mengembangkan kebijakan dan rencana aksi keberlanjutan, menciptakan promosi yang akurat, dan mengkomunikasikan kinerja kepada pemangku kepentingan melalui pelaporan rutin.
Selain itu, diperlukan fasilitas untuk menyelenggarakan pelatihan terkait keberlanjutan. Pada saat yang sama, fasilitas akomodasi dinilai berdasarkan dampak budaya dan sosial ekonominya.
Fasilitas akomodasi diharapkan dapat melindungi warisan budaya, memungkinkan para tamu berinteraksi dengan budaya lokal, mendukung perekonomian regional dan berkontribusi terhadap kemakmuran melalui praktik-praktik seperti mendorong lapangan kerja lokal, mempromosikan pembelian lokal, dan mendukung wirausaha lokal.
Langkah-langkah ini dimaksudkan untuk memaksimalkan manfaat lingkungan dari fasilitas dan meminimalkan dampak buruk.
Setiap fasilitas diharapkan memenuhi beberapa persyaratan, seperti memprioritaskan pemasok lokal dan perdagangan yang adil, meminimalkan konsumsi air dan energi, mengelola limbah padat, menerapkan praktik daur ulang, dan menerapkan langkah-langkah perlindungan keanekaragaman hayati dan bentang alam.
Untuk rincian lebih lanjut tentang Program Pariwisata Berkelanjutan Nasional Türki goturkiye.com
Baca Juga: Inara Rusli Tegaskan Tidak Akan Rujuk dengan Virgoun Meski Didoakan Demi Anak-Anak