BPBD Lebak Siaga 24 Jam Memasuki Perubahan Musim Hujan

Serang

Jum'at, 23 September 2022 | 21:09 WIB
BPBD Lebak Siaga 24 Jam Memasuki Perubahan Musim Hujan
(Foto Ilustrasi) Banjir di Desa Sitiarjo, Kabupaten Malang, Minggu (11/9/2022). (dok. BPBD Kabupaten Malang for TIMES Indonesia)

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, Kamis, memberlakukan siaga 24 jam menjelang memasuki musim hujan yang berpotensi menimbulkan bencana alam. 

"Saya kira dengan penerapan siaga itu dapat mengurangi resiko kebencanaan," ujar Kepala BPBD Kabupaten Lebak, Febby Rizky Pratama di Lebak, Banten, Kamis (22/9/2022).

BPBD Lebak meningkatkan status siaga bencana selama dua minggu terakhir setelah Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan cuaca buruk yang ditandai dengan hujan lebat disertai sambaran petir dan angin kencang. 

Cuaca buruk tersebut terjadi karena peralihan musim kemarau basah ke musim hujan. Dengan begitu, warga Kabupaten Lebak dan sekitarnya dapat meningkatkan kewaspadaan untuk menghadapi musim hujan yang diprediksi terjadi sekitar akhir September 2022.


Kemungkinan terjadinya hujan dengan intensitas tinggi dan berpotensi menimbulkan banjir, longsor dan gerakan tanah. Karena topografi alam Kabupaten Lebak terdiri dari sungai, perbukitan dan pegunungan.

Pengalaman bencana Bencana alam di awal tahun 2020 di kawasan itu, sembilan orang tewas, ribuan warga mengungsi, dan ratusan rumah roboh dan hanyut terbawa arus sungai. Bencana alam tersebut melanda Kabupaten Lebak Gedong, Cipanas, Curugbitung, Sajira, Cimarga, dan Maja. 

Akibat, BPBD Lebak kini menghadapi musim hujan dengan menerapkan kewaspadaan tinggi selama 24 jam untuk mengurangi risiko bencana.

"Kami berharap musim hujan tersebut tidak sampai menimbulkan banjir dan longsor," ujarnya lagi.

Menurut dia, BPBD Lebak telah mengidentifikasi 80 unit infrastruktur jembatan rawan bencana alam, termasuk jembatan gantung. Pemerintah kabupaten Lebak melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) juga telah mempersiapkan alat berat, untuk mempercepat perbaikan saat kondisi jembatan terkena bencana alam.

baca juga

Sejauh ini, jembatan sangat penting dalam hal akses ke layanan ekonomi, pendidikan dan kesehatan, dan transportasi kendaraan saat hujan lebat, disarankan agar lebih baik istirahat dan berhenti mengemudi demi menghindari longsoran dan pohon tumbang.

“Kami telah memetakan empat ruas jalan yang tergolong rawan longsor,” ujarnya.

Saat ini BPBD Lebak sedang mempersiapkan alat-alat evakuasi dalam kondisi baik yang dapat dioperasikan, seperti kendaraan roda dua dan empat, perahu karet, tenda darurat, tenda pengungsi, pelampung, gergaji mesin, tambang dan pompa hisap. Juga perbekalan logistik berupa sembako, makanan siap saji, pelengkap jajanan, mi instan, minuman kemasan dan obat-obatan. 

"Kami menjamin pasokan persediaan logistik cukup untuk enam bulan ke depan," katanya.

(Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Progres Capai 94,69%, Pembangunan Jalan Tol Semarang - Demak Paket Selesai Akhir Tahun 2022

Progres Capai 94,69%, Pembangunan Jalan Tol Semarang - Demak Paket Selesai Akhir Tahun 2022

Bisnis | Jum'at, 23 September 2022 | 19:43 WIB

Sungai Cimadur Meluap, Pemukiman Warga di Jembatan Dua Bayah Dilanda Banjir

Sungai Cimadur Meluap, Pemukiman Warga di Jembatan Dua Bayah Dilanda Banjir

Banten | Jum'at, 23 September 2022 | 18:28 WIB

Banjir Rendam Empat Kampung di Tangerang

Banjir Rendam Empat Kampung di Tangerang

Serang | Minggu, 18 September 2022 | 09:13 WIB

Masuki Penghujan, BPBD Kota Serang minta masyarakat waspada banjir

Masuki Penghujan, BPBD Kota Serang minta masyarakat waspada banjir

Serang | Minggu, 18 September 2022 | 09:06 WIB

Banjir rendam permukiman warga di Curug Kabupaten Tangerang

Banjir rendam permukiman warga di Curug Kabupaten Tangerang

Serang | Rabu, 07 September 2022 | 20:09 WIB

Sehari 14 Kali Mentawai Diguncang Gempa, Yang Paling Besar 6,1 Magnitudo

Sehari 14 Kali Mentawai Diguncang Gempa, Yang Paling Besar 6,1 Magnitudo

Serang | Selasa, 30 Agustus 2022 | 01:27 WIB

Antisipasi Kecelakaan Laut, BPBD Lebak Cegah Wisatawan Berenang Di Pantai

Antisipasi Kecelakaan Laut, BPBD Lebak Cegah Wisatawan Berenang Di Pantai

Serang | Senin, 29 Agustus 2022 | 07:41 WIB

Terkini

Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB

Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB

Sumsel | Kamis, 25 Juni 2026 | 23:52 WIB

BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026

BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026

Sumsel | Kamis, 25 Juni 2026 | 23:32 WIB

AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?

AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 23:03 WIB

Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela

Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:51 WIB

Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel

Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel

Sumsel | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:46 WIB

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2

Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2

Banten | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:30 WIB

Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel

Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel

Sumsel | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:21 WIB

Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026

Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:05 WIB