serang

Temuan Covid-19 Subvarian XBB di Indonesia, Menkes: Ujiannya nanti di Awal Tahun

Serang Suara.Com
Jum'at, 21 Oktober 2022 | 20:19 WIB
Temuan Covid-19 Subvarian XBB di Indonesia, Menkes: Ujiannya nanti di Awal Tahun
Menteri Kesehatan, Budi Gunadi. (YouTube/Sekretariat Presiden)

Di saat meredanya pemberitaan terkait Covid-19, baru-baru ini mendadak muncul jenis atau subvarian baru yakni XBB. Bahkan varian ini disebut-sebut telah ditemukan di Indonesia.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin membenarkan bahwa subvarian XBB Covid-19 telah masuk di Indonesia.

Ia juga telah meminta kepada semua pihak untuk bekerjasama dalam memperkuat efektivitas Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) juga taat protokol kesehatan (prokes) karena virus Covid-19 subvarian XBB telah ditemukan di Indonesia.

“Singapura sekarang kasusnya sudah naik lagi ke 6000 per hari, karena ada kasus varian baru yaitu XBB. Varian ini juga sudah masuk di Indonesia dan sedang kita amati terus,” kata Budi Gunadi saat pemaparan capaian pemerintah pada 2022 secara daring pada Jumat (21/10/2022). 

Budi menekankan bahwa Indonesia belum bisa dikatakan aman dari pandemi COVID-19.

Sebab berbagai mutasi varian baru masih berpotensi akan terus terjadi, meskipun Indonesia telah berhasil mengendalikan pandemi lebih baik dibandingkan saat awal tahun 2020 dimana saat pertama kali pandemi terjadi, atau pada saat bulan Juli 2021 lalu akibat kemunculan varian Delta.

Ilustrasi Covid-19 [Pexels.com/Edward Jenner]
Ilustrasi Covid-19 (sumber: Pexels.com/Edward Jenner)

Contohnya adalah varian XBB dan BA.2.7.5 sudah terjadi di India. Saat ini pun, varian XBB sudah mengepung beberapa negara tetangga seperti Singapura dan Australia.

"Indonesia pada bulan Juli dan Agustus kemarin termasuk satu dari beberapa negara saja bersama India, China yang kenaikannya sangat sedikit," ujarnya.

Tercatat, jumlah pasien covid-19 yang masuk ke rumah sakit pun dari yang semula bisa mencapai 100 ribu orang, kini hanya berkisar 3.100 saja. Sedangkan pada kasus kematian yang dulunya bisa mencapai 1.800 jiwa per hari, kini telah  menunjukkan penurunan hingga 17-19 jiwa per hari.

Baca Juga: Jadilah Lebih Berani, Ini 4 Cara Mengatasi Rasa Takut!

Menurutnya, Indonesia juga tidak menghadapi gelombang Omicron untuk varian BA.4 dan BA.5, saat negara lain mengalaminya.

"Tapi ujiannya nanti, kita akan lihat di awal tahun. Seperti yang kita tahu, Singapura yang tadinya hanya ratusan kasusnya sekarang naik menjadi 6000 kasus per hari lebih tinggi dari Indonesia yang cuma 2000 kasus per hari, padahal penduduk Singapura 5 juta, sementara penduduk kita 270 juta,” katanya.

Dikatakan juga oleh Menkes Budi Gunadi Sadikin, bahwa pemerintah akan terus memantau perkembangan varian ini dan juga mutasi yang akan datang. Namun demikian, Budi Gunadi mengatakan terkait penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia relatif lebih baik dibandingkan beberapa negara lain.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI