Jenis Obat yang Diproduksi PT AFI FARMA Mengandung Bahan Berbahaya Ditarik izin Edarnya

Serang | Suara.com

Selasa, 08 November 2022 | 21:05 WIB
Jenis Obat yang Diproduksi PT AFI FARMA Mengandung Bahan Berbahaya Ditarik izin Edarnya
Petugas Dinas Kesehatan kota Tangerang melakukan penarikan terhadap 19.269 obat yang mengandung bahan bebahaya yang diproduksi oleh PT AFI FARMA di Gudang Farmasi Kota Tangerang, Selasa (8/11/2022). (SuaraSerang/Wawan Kurniawan)

Gudang Farmasi UPTD Kota Tangerang mendadak ramai didatangi banyak wartawan. Berdasarkan informasi yang beredar di grup Whatsapp kalangan wartawan, akan ada petugas dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang melakukan penarikan belasan ribu obat yang diduga mengandung bahan berbahaya yang tersimpan di dalam gudang tersebut.

Belasan ribu obat-obatan tersebut ditarik dari 38 Puskesmas yang terdapat di wilayah Tangerang. Temuan obat tersebut diantaranya 1.462 obat paracetamol dan 17.807 obat antasida jenis sirup yang di produksi dari PT AFI FARMA.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Kota Tangerang, Suhendra mengatakan ribuan obat tersebut ditarik setelah ditemukan mengandung bahan berbahaya yang menyebabkan gagal ginjal akut.

"Kita lakukan penarikan, setelah ditemukan mengandung bahan berbahaya seperti yang dirilis BPOM," ujar Suhendra saat memberi keterangan pers di lokasi gudang farmasi Kota Tangerang.

Menurutnya lagi, belasan ribu botol obat tersebut termasuk dalam daftar obat sirup yang dilarang izin edarnya dari BPOM RI. Ditemukan Paracetamol yang merupakan obat penurun panas, kemudian antasida sirup yang merupakan obat lambung.

Petugas Dinas Kesehatan kota Tangerang melakukan penarikan terhadap 19.269 obat yang mengandung bahan bebahaya yang diproduksi oleh PT AFI FARMA di Gudang Farmasi Kota Tangerang, Selasa (8/11/2022). [SuaraSerang/Wawan Kurniawan]
Petugas Dinas Kesehatan kota Tangerang melakukan penarikan terhadap 19.269 obat yang mengandung bahan bebahaya yang diproduksi oleh PT AFI FARMA di Gudang Farmasi Kota Tangerang, Selasa (8/11/2022). (sumber: SuaraSerang/Wawan Kurniawan)

Suhendra juga menjelasakan terkai langkah dalam mengantisipasi peredaran obat-obatan berbahaya, pihaknya terus melakukan inspeksi mendadak (sidak) di setiap toko obat atau apotek.

Namun menurutnya, tugas pemerintah kota Tangerang dalam mengantisipasi peredaran obat berbahaya tersebut hanyalah sebatas melakukan karantina, bukan melakukan penarikan.

"Kami dengan teman-teman puskesmas telah melakukan pemeriksaan (sidak) terhadap apotek dan toko obat, sifatnya hanya mengamankan dan karantina. Sehingga untuk menarikan kembali itu akan dilakukan oleh distributor langsung," pungkas Suhendra.

Sebagai tindak lanjut, kata Suhendra, belasan ribu obat tersebut akan dikembalikan ke perusahaan distributor untuk segera dimusnahkan.

"Tugas kami hanya memeriksa, mengawasi dan menarik obat-obatan khusus di Puskesmas, kemudian kita bawa ke gudang farmasi dan dikembalikan ke perusahaan distributor," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polri Selidiki Perusahaan Pemasok Propilen Glikol Buntut Kasus Gagal Ginjal Akut

Polri Selidiki Perusahaan Pemasok Propilen Glikol Buntut Kasus Gagal Ginjal Akut

| Selasa, 08 November 2022 | 19:30 WIB

Belasan Ribu Obat Mengandung Bahan Berbahaya Jenis Paracetamol dan Antasida Ditarik Dinkes Kota Tangerang

Belasan Ribu Obat Mengandung Bahan Berbahaya Jenis Paracetamol dan Antasida Ditarik Dinkes Kota Tangerang

| Selasa, 08 November 2022 | 18:22 WIB

Daftar Terbaru, 69 Obat Sirup Izin Edarnya Dicabut BPOM Terkait Gagal Ginjal Akut

Daftar Terbaru, 69 Obat Sirup Izin Edarnya Dicabut BPOM Terkait Gagal Ginjal Akut

Health | Selasa, 08 November 2022 | 12:18 WIB

Bareskrim Naikan status Penyidikan Perusahan Farmasi Pembuat Obat Sirup Penyebab Gagal Ginjal Akut pada Anak

Bareskrim Naikan status Penyidikan Perusahan Farmasi Pembuat Obat Sirup Penyebab Gagal Ginjal Akut pada Anak

| Senin, 07 November 2022 | 19:34 WIB

Dinilai Lalai Awasi Obat-obatan, BPOM dan Kemendag bakal Diinvestigasi Polisi

Dinilai Lalai Awasi Obat-obatan, BPOM dan Kemendag bakal Diinvestigasi Polisi

| Sabtu, 05 November 2022 | 19:49 WIB

RSUD Balaraja Sudah Siaga Menangani Kasus Gagal Ginjal Akut Anak

RSUD Balaraja Sudah Siaga Menangani Kasus Gagal Ginjal Akut Anak

| Kamis, 03 November 2022 | 10:02 WIB

Dokter: Gangguan Ginjal Akut Berdampak Panjang di Masa Tua

Dokter: Gangguan Ginjal Akut Berdampak Panjang di Masa Tua

| Selasa, 25 Oktober 2022 | 12:08 WIB

[CATAT] Berikut 70 Daftar Obat Sirup Dilarang Dijual Sementara

[CATAT] Berikut 70 Daftar Obat Sirup Dilarang Dijual Sementara

| Selasa, 25 Oktober 2022 | 09:30 WIB

Terkini

Jadwal Lengkap Rundown Festivaaal Marapthon: The Last Tale di Istora Senayan, Open Gate Jam Berapa?

Jadwal Lengkap Rundown Festivaaal Marapthon: The Last Tale di Istora Senayan, Open Gate Jam Berapa?

Lifestyle | Rabu, 20 Mei 2026 | 11:49 WIB

7 Pekerjaan Paling Cocok untuk Gemini Sesuai Karakter Zodiaknya

7 Pekerjaan Paling Cocok untuk Gemini Sesuai Karakter Zodiaknya

Lifestyle | Rabu, 20 Mei 2026 | 11:48 WIB

8 Sepatu Adidas untuk Jalan Kaki yang Sedang Diskon di Toko Resmi, Harga Jadi Rp500 Ribuan

8 Sepatu Adidas untuk Jalan Kaki yang Sedang Diskon di Toko Resmi, Harga Jadi Rp500 Ribuan

Lifestyle | Rabu, 20 Mei 2026 | 11:48 WIB

Persediaan Hewan Kurban di Aceh Timur Capai 2.428 Ekor, Sapi Terbanyak

Persediaan Hewan Kurban di Aceh Timur Capai 2.428 Ekor, Sapi Terbanyak

Sumut | Rabu, 20 Mei 2026 | 11:45 WIB

Daftar Manajer Tersukses Liga Inggris: Sir Alex Ferguson Belum Tertandingi

Daftar Manajer Tersukses Liga Inggris: Sir Alex Ferguson Belum Tertandingi

Bola | Rabu, 20 Mei 2026 | 11:44 WIB

Dua Warga Jadi Tersangka Pembalakan Liar di TWA Mangolo

Dua Warga Jadi Tersangka Pembalakan Liar di TWA Mangolo

Sulsel | Rabu, 20 Mei 2026 | 11:44 WIB

Mahasiswa Universitas Hasanuddin Ditemukan Meninggal di Kampus, Rekaman Voice Note Viral

Mahasiswa Universitas Hasanuddin Ditemukan Meninggal di Kampus, Rekaman Voice Note Viral

Entertainment | Rabu, 20 Mei 2026 | 11:42 WIB

3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum

3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum

Lifestyle | Rabu, 20 Mei 2026 | 11:40 WIB

Prabowo Merasa Yakin Ekonomi RI Tumbuh Hingga 6,5% di 2027

Prabowo Merasa Yakin Ekonomi RI Tumbuh Hingga 6,5% di 2027

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 11:36 WIB

Daihatsu Beri Sinyal Rocky Hybrid Bakal Dirakit di  Malaysia

Daihatsu Beri Sinyal Rocky Hybrid Bakal Dirakit di Malaysia

Otomotif | Rabu, 20 Mei 2026 | 11:35 WIB