Serang Suara - Jakarta International Stadium (JIS) bersertifikasi FIFA 'hilang' di situs Buro Happold. Ia juga mengklaim bahwa tidak ada campur tangan mereka terkait desain JIS, calon venue Piala Dunia U-17 2023 di Jakarta.
Konsultan desain bangunan Buro Happold di Inggris menyampaikan langsung terkait JIS di situs mereka. Kendati demikian, sempat tertangkap layar sebelum terjadi perubahan atas 'hilang'nya JIS sertifikasi FIFA.
"Sejalan dengan studi teknis awal, teknisi kami menyediakan desain mangkuk stadion bersertifikasi FIFA yang memungkinkan strategi komersialisasi yang layak secara finansial." kutip dari laman Buro Happold.
Kemudian perubahan terjadi beberapa waktu kemudian atas penjelasan stadion yang dibangun era mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan tersebut.
![Jakarta International Stadium (JIS) Bersertifikasi FIFA 'Hilang' Usai Klaim Terbaru Buro Happold [tfcstadiums.com]](https://media.suara.com/suara-partners/serang/thumbs/1200x675/2023/07/10/1-jis-desain-buro-happold.jpg)
Perubahan kalimat itu seperti kutipan berikut ini, "Sejalan dengan studi teknis awal, teknisi kami menyediakan desain mangkuk stadion canggih yang memungkinkan strategi komersialisasi yang layak secara finansial."
Isi kalimat itu tanpa adanya embel-embel bersertifikasi FIFA, yang artinya dalam laman situs Happold bahwa Jakarta International Stadium (JIS) tidak mengikuti panduan seperti yang mereka sampaikan.
Alasan mereka bahwa perusahaan mereka telah mengindentifikasi beberapa aspek, yang kemudian tidak sesuai dengan panduan desain orisinal Buro Happold.
Temuan ini langsung Buro Happold sampaikan via keterangan pers-nya, Minggu (9/7/2023). [*]
Kontributor: Putra Tanhar