Serang.suara.com - Menghapus tato penuh risiko dan suami dari Lady Nayoan, Rendy Kjaernett sudah percaya diri akan menghilangkan tato Syahnaz Sadiqah yang berada di kulit punggungya.
Ia mengaku akan menghapus tato karena tidak ingin membuat Lady Nayoan bersedih dan sakit hati. Lalu mudahkan menghilangkan tato di badan kita?
Seperti apa risiko dan cara menghilangkan tato? Berikut simak ulasan Seputar Serang, Sabtu (15/7/2023) tetang tips dan cara menghapus tato dan risikonya.
Sebelum masuk kepada poin bagaimana menghilangkan tato, Hendric Shinigami pakar tato mengatakan kalau memperbaiki lebih sukar dari pada membuat tato, kutip dari unggahan Instagram @ratu.nyinyir.official, tayang Rabu (12/7/2023).
Berikut Cara Menghilangkan Tato di Badan dan Risikonya
![Rendy Kjaernett dan Syahnaz serta tato di punggung suami Lady Nayoan [Instagram/rendykjaernett]](https://media.suara.com/suara-partners/serang/thumbs/1200x675/2023/07/16/1-rendy-kjaernett-dan-syahnaz.jpg)
Metode Penghilangan Tato:
a. Laser:
Salah satu metode yang paling umum digunakan adalah laser. Pada prosedur ini, sinar laser digunakan untuk memecah pigmen tato sehingga tubuh dapat secara alami menghilangkan pigmen tersebut. Meskipun bisa efektif, beberapa sesi mungkin diperlukan untuk menghilangkan tato sepenuhnya.
b. Dermabrasi
Metode ini melibatkan penggunaan mesin bertekanan tinggi untuk menggosok permukaan kulit dan menghilangkan lapisan atas yang mengandung pigmen tato. Ini adalah prosedur yang cukup invasif dan bisa menyebabkan rasa sakit serta perubahan warna kulit.
c. Pencangkokan Kulit
Pada beberapa kasus, tato dapat dihilangkan dengan menggunakan prosedur pencangkokan kulit. Ini melibatkan pengangkatan kulit yang mengandung tato dan penggantian dengan kulit dari area tubuh lain.
4 Risiko Hapus Tato Permaen atau Semi Permanen
![Salah satu metode tato di tubuh [canva]](https://media.suara.com/suara-partners/serang/thumbs/1200x675/2023/07/16/1-cara-menghapus-tato.jpg)
1. Perubahan Warna Kulit
Beberapa orang mengalami perubahan warna kulit setelah menghilangkan tato, seperti hiperpigmentasi (kulit menjadi lebih gelap) atau hipopigmentasi (kulit menjadi lebih terang).
2. Infeksi
Setiap prosedur yang melibatkan penetrasi kulit memiliki risiko infeksi. Penting untuk menjaga area yang diobati tetap bersih dan mengikuti instruksi perawatan setelah prosedur.
3. Luka atau Bekas
Beberapa orang dapat mengalami luka atau bekas setelah melakukan metode menghilangkan tato, terutama jika prosedur tidak dilakukan dengan hati-hati atau sedang memiliki masalah kesembuhan kulit.
4. Rasa Sakit
Beberapa metode menghapus tato permanen atau semi permanen dapat menimbulkan rasa sakit atau ketidaknyamanan selama atau setelah menghilangkan tato.
Itulah sederet informasi tentang cara menghilangkan tato dan risiko dampak dari menghapus tato permanen dan atau semi permanen pada tubuh. [*]