Pengurus Pusat Bekukan Sumatera Utara, Ketum FTI: Alasannya Tidak Masuk Akal

Serang | Suara.com

Kamis, 07 September 2023 | 00:54 WIB
Pengurus Pusat Bekukan Sumatera Utara, Ketum FTI: Alasannya Tidak Masuk Akal
Atlet FTI Sumatera Utara (Dok.Istimewa/Suara.com)

Serang.suara.com -  Ketua Umum (Ketum) Federasi Triathlon Indonesia (FTI) Sumatera Utara, Yopie War mempertanyakan sikap pengurus pusat (PP) FTI yang membekukan pihaknya dengan alasan tidak memiliki atlet. 

“Perlu saya jelaskan bahwasannya, sejak terbentuk kepengurusan 2015 sampai 2022, kami mengadakan kegiatan event dan pelatihan, bersifat daerah maupun nasional. FTI Sumatera Utara sangat aktif dalam kegiatanya,” kata Yopie dalam keteranganya, Kamis, (10/9/2023).“Namun, Juni kemarin

"Kami dibekukan oleh PP FTI pimpinan Joko Warsito, dengan alasan tidak masuk akal karena kami tidak mempunyai atlet. Padahal setiap tahunnya kami buat event, selalu ada kegiatan pembinaan dan pelatihan. Bagaimana mungkin program kami jelas setiap tahunnya diadakan, kami tidak punya atlet,” tambahnya.

Hal senada juga dilontarkan Ketum FTI Jateng, Suryati Azizah. Ia heran dengan pembekuan FTI Sumatra Utara, karena tidaknya atlet. Pasalnya, FTI Sumatera Utara itu menyelenggarakan Sibolga Triathlon tiap tahunnya, sehingga tidak mungkin jika disebut tak memiliki atlet.

"Pengprov Papua juga mengalami masalah. Sebelumnya, mereka dipimpin bapak Toni Were, namun saat mau eksebisi PON tiba-tiba diganti. Hal-hal itu sering dilakukan PP FTI, mengambil keputusan sepihak," tambah Suryati Azizah.

PP FTI Joko Warsito Tak Punya Program

Kedua soal tidak adanya program dari PP FTI pimpinan Joko Warsito selama ini. Selama ini PP FTI mengatasnamakan sepihak program pengprov sebagai program mereka.

"Perihal kegiatan PP FTI Joko Warsito 2019-2023 ini sampai sekarang tidak ada program kegiatan apa pun, event atau kepelatihan. Mereka mengharapkan event dibuat komunitas dan pengprov. Mereka telah gagal total," tegas Yopie War.

"Kurun waktu 4 tahun, PP FTI tidak menyelenggarakan kejuaraan nasional junior atau senior. Kejurnasnya kegiatan ditumpahkan ke pengprov. Kami ada event diatasnamakan PP FTI melaksanakan kejurnas. Itu sangat tidak adil," tambah Suryati Azizah.

"Program Triatlon kurang support dalam hal pendanaan, tidak transparan dalam program kerja," tegas Sekretaris Umum (Sekum) FTI Bangka Belitung (Babel), Fathoni.

PP FTI Pusat Terlalu Otoriter

Ketiga adalah soal keputusan PP FTI yang selalu melanggar AD/ART. Mereka tidak menjalankan keputusan Rakernas soal Musyawarah Nasional (Munas) PP FTI segera dilakukan, karena masa jabatan Joko Warsito telah habis.

Namun, PP FTI justru mengajukan surat perpanjangan kepengurusan ke Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) selama tiga bulan.

"PP FTI banyak sekali pelanggaran, misalnya rakernas, sudah ditetapkan tidak dijalankan," kata Suryati Azizah.

"Saya pikir PP FTI khususnya ketua umum terlalu otoriter, mengambil keputusan untuk membangun cabor Triathlon ke depan," tegas Fathoni.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sebanyak 6.853 Kendaraan di Jakarta Barat Kena Tilang Dalam Tiga Bulan Terakhir

Sebanyak 6.853 Kendaraan di Jakarta Barat Kena Tilang Dalam Tiga Bulan Terakhir

News | Rabu, 06 September 2023 | 21:49 WIB

Pemprov DKI Bakal Semprot Langit Jakarta Pakai Larutan Sampah Buah

Pemprov DKI Bakal Semprot Langit Jakarta Pakai Larutan Sampah Buah

News | Rabu, 06 September 2023 | 21:07 WIB

Istri Gus Dur dan Yenny Wahid Temui Prabowo di Kertanegara

Istri Gus Dur dan Yenny Wahid Temui Prabowo di Kertanegara

Foto | Rabu, 06 September 2023 | 19:43 WIB

Terkini

15 Juta Penduduk Usia Produktif Belum Punya Rekening Bank

15 Juta Penduduk Usia Produktif Belum Punya Rekening Bank

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:29 WIB

Skenario Jahat Zionis Israel Terkuak! Ciptakan Krisis Malnutrisi di Gaza

Skenario Jahat Zionis Israel Terkuak! Ciptakan Krisis Malnutrisi di Gaza

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:26 WIB

Ekspor Timur Tengah Terdampak, Toyota Bikin 3 Pabrik di India

Ekspor Timur Tengah Terdampak, Toyota Bikin 3 Pabrik di India

Otomotif | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:25 WIB

6 Rekomendasi Moisturizer Tanpa Pewangi, Cegah Iritasi setelah Eksfoliasi

6 Rekomendasi Moisturizer Tanpa Pewangi, Cegah Iritasi setelah Eksfoliasi

Lifestyle | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:24 WIB

Viral Tampilan Sederhana Sultan Brunei Saat Wisuda Anak, Netizen: Tapi Jamnya Rp2,3 Miliar

Viral Tampilan Sederhana Sultan Brunei Saat Wisuda Anak, Netizen: Tapi Jamnya Rp2,3 Miliar

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:21 WIB

Kesehatan Jadi Penghalang, 15 Jemaah Calon Haji Lampung Terpaksa Tunda Keberangkatan

Kesehatan Jadi Penghalang, 15 Jemaah Calon Haji Lampung Terpaksa Tunda Keberangkatan

Lampung | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:19 WIB

Era Baru Dimulai, Robot Rp234 Juta Disumpah Jadi Biksu Buddha

Era Baru Dimulai, Robot Rp234 Juta Disumpah Jadi Biksu Buddha

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:19 WIB

Update Harga Emas Pegadaian Hari Ini: Antam Naik, UBS Justru Turun!

Update Harga Emas Pegadaian Hari Ini: Antam Naik, UBS Justru Turun!

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:19 WIB

Sekolah Mengajarkan Etika, tapi Mengapa Banyak Kejahatan Lahir di Dalamnya?

Sekolah Mengajarkan Etika, tapi Mengapa Banyak Kejahatan Lahir di Dalamnya?

Your Say | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:15 WIB

Hantavirus Tewaskan 3 Orang, Bakal Jadi Pandemi? Ini Penjelasan Resmi WHO

Hantavirus Tewaskan 3 Orang, Bakal Jadi Pandemi? Ini Penjelasan Resmi WHO

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:07 WIB