Serang.suara.com – Politikus PDIP, Maruarar Sirait, buka suara terkait dengan hilangnya foto dirinya dengan capres Ganjar Pranowo di Instagram. Foto yang menampilkan dirinya dan Ganjar sedang berpelukan itu sebelumnya diunggah di akun Instagram mantan Gubernur Jawa Tengah tersebut. Namun, beberapa saat kemudian, unggahan foto itu dihapus.
Menurut Maruarar, hak Ganjar untuk menghapus foto itu di Instagram-nya. Bagitu pun dirinya punya hak untuk menyikapi hal tersebut.
"Itu hak dia, hapus foto dia, foto saya, tapi saya juga punya sikap, hak saya juga dan pendukung saya punya sikap, ya," kata Maruarar Sirait dalam acara Panggung Ganjar (Gue Anak Jakarta), Pademangan Barat, Jakarta Utara, Sabtu, 14 Oktober 2023.
Namun belakangan, Ganjar mengaku tidak tahu soal penghapusan foto di Instagram miliknya. Ganjar juga menyatakan dirinya dan Maruarar merupakan teman baik.
Pengakuan Ganjar itu pun mendapat tanggapan dari Maruarar. Penggagas Network For Ganjar President itu beranggapan bahwa akun Instagram Ganjar dikelola tim media sosialnya, sehingga capres yang diusung PDIP itu tidak mengetahui soal penghapusan foto.
"Kalau Ganjar mengatakan tidak tahu, ya dia mengatakan tidak tahu apa yang terjadi di Instagram dia. Ya, begitu dia mengatakan sama saya, dia sahabat saya, sahabat. Iya, Pak Ganjar mengatakan bahwa dia tidak tahu di Instagram dia. Ya, Mas Ganjar tentu punya tim sendiri, ya, apakah dia hacker atau apa, ya. Jawabannya, kalau saya baca, tidak tahu.
Maruarar mengaku kini hanya bisa melihat bagaimana perlakuan Ganjar kepada dirinya yang disebut sebagai teman baik.
"Ya tentu saya juga mau melihat cara dia memperlakukan sahabatnya seperti apa, apakah persahabatan ini bisa ditekan-tekan sama orang, karena bisa saja ada orang yang enggak suka, saya bersahabat sama Ganjar atau saya mendukung Ganjar. Ya, kita saling lihat saja, bagaimana sikap Ganjar, dan Ganjar silakan melihat bagaimana sikap saya. Dan pendukung saya juga akan melihat itu," tuturnya.
Baca Juga: Hana Hanifah Mantap Bercerai dari Suami karena Dugaan Perselingkuhan dan Ancaman Kasar