Antisipasi Wabah DBD, Dinas Kesehatan Garut Mulai Optimalkan Program PSN

soreang

Selasa, 06 September 2022 | 19:12 WIB
Antisipasi Wabah DBD, Dinas Kesehatan Garut Mulai Optimalkan Program PSN
Kegiatan pengasapan atau fogging guna memberantas nyamuk penyebab wabah DBD di Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut (Antara)

SuaraSoreang.id - Guna mengantisipasi penyebaran wabah demam berdarah (DBD), Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Garut mulai mengoptimalkan program pemberantasan sarang nyamuk (PSN).

"Priotaskan PSN dulu, pemberantasan sarang nyamuk," ucap Asep Surachman selaku Ketua Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kabupaten Garut, Selasa (6/9/2022) dikutip dari Antaranews.

Selain itu, Asep juga mengajak kepada warga Garut untuk tetap membiasakan pola hidup sehat.

"Kemudian yang jelas adalah PHBS (Pola Hidup Bersih dan Sehat," sambungnya.

Lebih lanjut Asep menjelaskan bahwa wabah DBD ini merupakan penyakit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk aedes aegypti yang seringkali berkembang biak di area genangan air di sekitar lingkungan.

Salah satu solusi yang dapat diambil untuk mencegah berkembangbiaknya nyamuk aedes aegypti tersebut adalah dengan kegiatan PSN.

Kasus DBD di Garut selama tahun 2022 ini menurutnya sudah tersebar di 42 kecamatan dengan total kasus sebanyak 446 dan 6 orang diantaranya meninggal dunia.

Sementara di tahun 2021, ada sebanyak 1.014 kasus dengan 10 diantaranya meninggal dunia.

"2021 sebanyak 1.014 orang yang terkena DBD, di mana 10 di antaranya meninggal dunia," jelasnya.

baca juga

Menurutnya, kasus wabah DBD ini seringkali meningkat pada saat musim hujan, karena banyak genangan-genangan air yang dapat menjadi sarang perkembangbiakan nyamuk aedes aegepti.

Selain kegiatan PSN, Dinkes Kabupaten Garut juga akan melakukan pengasapan atau fogging di daerah yang banyak terkena wabah DBD.

Pengasapan atau fogging ini hanya bersifat situasional, karena nyamuk bisa saja datang kembali.

"Ini (pengasapan) hanya bersifat sementara besok lusa pun bisa terjadi lagi atau kembali lagi nyamuknya, nah yang terpenting memang yang paling utama dan prioritas adalah bagaimana PSN yang lebih diprioritaskan," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kelompok Cipayung Plus Bersama Masyarakat Garut Siap Lakukan Aksi Menolak Kenaikan Harga BBM

Kelompok Cipayung Plus Bersama Masyarakat Garut Siap Lakukan Aksi Menolak Kenaikan Harga BBM

Soreang | Selasa, 06 September 2022 | 12:07 WIB

Agar Motor Tetap Prima saat Musim Hujan, Periksa 7 Bagian Ini agar Tidak Rewel di Jalan

Agar Motor Tetap Prima saat Musim Hujan, Periksa 7 Bagian Ini agar Tidak Rewel di Jalan

Otomotif | Minggu, 04 September 2022 | 17:49 WIB

Demam Akibat DBD, Anak Usia 5 Tahun Ini Ngigau Jokowi Bakal Diampuni Dosanya

Demam Akibat DBD, Anak Usia 5 Tahun Ini Ngigau Jokowi Bakal Diampuni Dosanya

Lifestyle | Sabtu, 03 September 2022 | 11:40 WIB

La Nina Melemah, Curah Hujan Meningkat hingga November 2022

La Nina Melemah, Curah Hujan Meningkat hingga November 2022

Tekno | Rabu, 31 Agustus 2022 | 21:13 WIB

Terkini

OJK Respons Kritik MSCI, Pasar Modal RI Dinilai Tetap Kompetitif

OJK Respons Kritik MSCI, Pasar Modal RI Dinilai Tetap Kompetitif

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 13:26 WIB

4 Rekomendasi Serum Retinal Lokal untuk Kerutan Dalam, Hasil Lebih Cepat dari Retinol

4 Rekomendasi Serum Retinal Lokal untuk Kerutan Dalam, Hasil Lebih Cepat dari Retinol

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 13:24 WIB

Nyamar Jadi Lia di Telegram, Guru SMK di Kediri Cabuli Siswa Sendiri

Nyamar Jadi Lia di Telegram, Guru SMK di Kediri Cabuli Siswa Sendiri

Jatim | Jum'at, 19 Juni 2026 | 13:24 WIB

Kondisi Selat Hormuz Terkini Setelah AS - Iran Damai

Kondisi Selat Hormuz Terkini Setelah AS - Iran Damai

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 13:18 WIB

Halo Tante dan Om! Cara Komunitas Ini Mengubah Pola Asuh Kaku Menjadi Lebih Inklusif

Halo Tante dan Om! Cara Komunitas Ini Mengubah Pola Asuh Kaku Menjadi Lebih Inklusif

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 13:17 WIB

3 Ciri Kulit Tidak Cocok Sunscreen, Lengkap Rekomendasi Produknya dari Ahli Kecantikan

3 Ciri Kulit Tidak Cocok Sunscreen, Lengkap Rekomendasi Produknya dari Ahli Kecantikan

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 13:15 WIB

Piala Dunia 2026: Tak Hanya Messi, Ronaldo Turut Cetak Rekor Prestisius

Piala Dunia 2026: Tak Hanya Messi, Ronaldo Turut Cetak Rekor Prestisius

Your Say | Jum'at, 19 Juni 2026 | 13:15 WIB

Sunscreen Broad Spectrum vs Sunscreen Biasa, Apa Bedanya? Jangan Salah Pilih

Sunscreen Broad Spectrum vs Sunscreen Biasa, Apa Bedanya? Jangan Salah Pilih

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 13:15 WIB

Jangan Salahkan Rakyat! Ekonom Sebut Tata Kelola Pemerintah Jadi Biang Kerok Daya Beli Lesu

Jangan Salahkan Rakyat! Ekonom Sebut Tata Kelola Pemerintah Jadi Biang Kerok Daya Beli Lesu

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 13:13 WIB

PDIP Tegaskan Jadi Penyeimbang Pemerintah: Bukan Abu-abu, Tapi Teman yang Jujur

PDIP Tegaskan Jadi Penyeimbang Pemerintah: Bukan Abu-abu, Tapi Teman yang Jujur

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 13:07 WIB