soreang

Ferdy Sambo Diduga Tidak Jujur, Menjadi Alasan Polri Tidak Buka Hasil Tes Kebohongannya

soreang Suara.Com
Minggu, 11 September 2022 | 20:21 WIB
Ferdy Sambo Diduga Tidak Jujur, Menjadi Alasan Polri Tidak Buka Hasil Tes Kebohongannya
Rekonstruksi Pembunuhan Brigadir J ; Ferdy Sambo ; Putri Candrawathi (Suara.com/Alfian Winnato)

SuaraSoreang.id-Ferdy Sambo telah menjalani uji tes kebohongan menggunakan alat lie detector oleh penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri pada Kamis 8 September 2022 di Puslabfor Sentul.

Hingga kini setelah tiga hari berselang, Polri belum juga mengungkap hasil tes kebohongan Ferdy Sambo atas kasus pembunuhan Brigadir Yoshua

Hasil tes kebohongan Ferdy Sambo yang menggunakan alat lie detector hingga kini belum diungkap Polri ke publik.

Mengenai hal itu, Kriminolog Leopold Sudaryono mempunyai penilaian tersendiri terhadap alasan Polri belum mengungkap hasil tes kebohongan Ferdy Sambo.

Melansir laman Suara.com pada 11 September 2022, alasan Polri belum mengungkap hasil tes kebohongan Ferdy Sambo lantaran masih menyimpan sejumlah kebohongan atau deception detected.

"Hasil tes polygraph dari FS tidak dapat disampaikan kepada publik karena masih ada 'deception detected' atau kemungkinan tidak jujur pada sejumlah keterangan," kata Kriminolog dari Australian University Leopold Sudaryono kepada Suara.com.

Lanjut ia menjelaskan bahwa mungkin terdapat beberapa keterangan lain yang tidak dibuka demi kepentingan penyidikan.

"Keterangan yang mana saja, inilah yang tidak dibuka demi kepentingan penyidikan," jelasnya.

Leopold turut menyinggung perihal hasil tes kebohongan yang dilakukan terhadap Bripka Ricky Rizal, Bharada Ricard Eliezer dan Kuwat Maruf. 

Baca Juga: Kisruh DPRD dan Pemkab Purwakarta, Kepala BPKP Jawa Barat Turun Tangan

Menurutnya, Polri berani mengungkap hasil tes kebohongan ketiganya karena dinilai jujur atau no deception detected.

"Hasil polygraph (lie detector) dari RR, E dan KM disampaikan kepada publik karena menurut examiner ahli 'no deception detected', alias keterangan disampaikan secara jujur tanpa kebohongan sesuai dengan BAP," jelas Leopold.

Sementara dari pihak Polri melalui Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Dedi Prasetyo memberi alasan tersendiri mengenai tidak diungkapnya hasil tes kebohongan (polygraph) Ferdy Sambo.

Jenderal Dedi Prasetyo mengungkapkan hasil tes kebohongan Ferdy Sambo itu merupakan kewenangan Pusat Laboratorium Forensik Polri dan penyidik kepolisian.

"Informasi dari Laboratorium Forensik pemeriksaan (Ferdy Sambo) sampai pukul 19.00 WIB. Hasilnya apakah sudah selesai? Itu domainnya Laboratorium Forensik dan penyidik," ujar Dedi.

Diketahui pemeriksaan tes kebohongan menggunakan alat polygraph milik Puslabfor Polri, produksi Amerika tahun 2019 memiliki tingkat akurasi 93 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI