Fresh.suara.com - Pengacara keluarga Ferdy Sambo Arman Hanis membantah kliennya memberikan uang imbalan kepada Bharada Richard Eliezer (Bharada E) dan Bripka Ricky Rizal (Bripka RR). Menurut Arman, bukan hanya membantah, namun pengakuan soal tidak pernah memberikan uang yang disebut sebagai “bentuk terima kasih karena telah menjaga ibu” itu sudah diperkuat oleh keterangan para tersangka lain ketika mereka dikonfrontir.
"Atas dugaan tersebut, klien kami sudah membantah dalam pemeriksaan sebagai tersangka serta didukung pada saat konfrontasi yang dilakukan diantara seluruh tersangka," ujar Arman saat memberikan keterangan kepada wartawan, Minggu (11/9/2022).
Arman mengatakan lebih lanjut, hingga kini tidak ada bukti yang membenarkan soal tuduhan bahwa Sambo memberikan uang “terima kasih telah menjaga ibu” kepada Bripka RR maupun Bharada E. Hal tersebut, akan dibeberkan dan diuji faktanya di pengadilan.
"Faktanya, tidak ada satu pun bukti atas dugaan tersebut hingga proses hukum ini berlangsung. Nanti pada saat di pengadilan, fakta-faktanya akan diuji secara transparan. Kita tunggu," lanjut Arman.
Diberitakan sebelumnya,, Bripka RR, Bharada E dan Kuat Ma'ruf disebut mendapatkan uang dari Ferdy Sambo agar tutup mulut atas pembunuhan Brigadir J. Kuasa Hukum Bripka RR, Erman Umar, menyebut bahwa kliennya mendapatkan uang sebesar Rp500 juta dari Ferdy Sambo.
Menurut Erman, pemberian uang tersebut terungkap dalam berita acara pemeriksaan (BAP) Bripka Ricky. Erman mengatakan uang itu diterima kliennya 3 hari setelah Brigadir J tewas dengan mengenaskan.
"Tiga hari. Mungkin setelah diperiksa-diperiksa itu ya karena itu setelah kejadian bukan sebelum kejadian. Kalau sebelum kejadian pasti ada mens rea dong karena terima duit," ucap Erman lagi.
Erman menambahkan, uang itu namun kemudian sudah diambil lagi oleh Sambo. Dia mengatakan uang itu ditarik lagi oleh Sambo seolah menunggu perkembangan kasusnya.
"Tapi sudah diambil lagi sama Pak Sambo karena seolah-olah untuk perkembangan kasusnya lihat nanti. Untuk SP3 atau apalah," kata Erman.
Baca Juga: Ernest Prakasa Sebut Komika Gautama Pengecut, Raditya Dika Pasang Badan