Bayu Skak Malu Jadi Orang Malang karena Pernyataan Dadang Aremania

soreang

Sabtu, 08 Oktober 2022 | 17:44 WIB
Bayu Skak Malu Jadi Orang Malang karena Pernyataan Dadang Aremania
Bayu Skak film lara ati (Suara.com/Oke Atmaja)

SuaraSoreang.id-Bayu Skak yang merupakan aktris asal Malang terlihat begitu kecewa dengan pernyataan perwakilan Aremania bernama Dadang yang secara tersirat menolak kedatangan Suporter Persebaya ke Malang. 

Bahkan Bayu merasa pernyataan Dadang ini bisa memberikan dampak buruk dalam usaha membuka pintu perdamaian dua suporter Bonek Persebaya dan Aremania, pasca tragedi Kanjuruhan.

Pernyataan ini Bayu Skak sampaikan dilaman twitter miliknya @moektito pada Jumat 7 Oktober 2022.

"Sak umur-umur ket iki aku isin dadi wong Malang. Gara-gara lambene dadang (Seumur-umur baru kali ini aku malu jadi orang Malang karena mulutnya Dadang),"tulis Bayu Skak dikutip dari Twitternya Sabtu (8/10).

Seperti diketahui, Dadang sebagai perwakilan dari suporter Arema menjawab Andi Peci, perwakilan dari Persebaya yang ingin berkunjung ke Malang.

Jawaban Dadang itu disampaikan pada saat menjadi narasumber diacara Mata Najwa.

Sebelumnya ada keinginan dari Andi Peci untuk berkunjung ke Malang, hal ini disampaikan melalui media sosial Twitter miliknya.

Andi Peci saat itu menyatakan ada dua tujuan dari pernyataan tersebut, yakni, pertama mengucapkan belasungkawa dan kedua bersama-sama menjadi satu gerakan untuk mengusut tuntas.

"Hanya itu saja sebenarnya,"kata Andi Peci.

baca juga

Dadang yang menjadi perwakilan Aremania mengaku tidak mempermasalahkan bila ada teman Bonek yang ingin berkunjung ke Malang. 

Tetapi dirinya berharap hal ini dilakukan pasca 40 hari Tragedi  Stadion Kanjuruhan.

"Tanpa mengurangi rasa hormat, panjenengan semua dan teman-teman Bonek. Kalau pertandingannya tidak melawan Persebaya, kami persilahkan saja, tapi ini kan melawan Persebaya, kami ingin nantinya ada friksi yang tidak-tidak di tingkat grassroot,"jawab Dadang.

"Saya pengen klarifikasi tidak ada penolakan teman-teman Bonek ke Malang. Teman-teman Green Nord sudah ke Kanjuruhan meskipun tanpa ijin. Permasalahan lain-lainnya, tolong kami masih berduka, dalih Dadang.

Dadang pun memberi penjelasan keinginannya agar komunikasi mereka baik pihak suporter Persebaya dan arema setelah 40 hari berduka.

"Biarkan kami melewati masa duka ini sampai 40 hari, setelahnya baru kita komunikasi. Masalah yang kami tolak bukan masalah kehadiran, tapi masalah usut tuntas. Kami biarkan kami Aremania yang bekerja, tanpa mengurangi rasa hormat,"tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Beberkan Kolaborasi FIFA, AFC dan Pemerintah terkait Tragedi Kanjuruhan, PSSI tak Disebut

Jokowi Beberkan Kolaborasi FIFA, AFC dan Pemerintah terkait Tragedi Kanjuruhan, PSSI tak Disebut

Soreang | Sabtu, 08 Oktober 2022 | 11:04 WIB

Tragedi Kanjuruhan, SOP Stadion Berstandar FIFA atau Standar PSSI?

Tragedi Kanjuruhan, SOP Stadion Berstandar FIFA atau Standar PSSI?

Soreang | Sabtu, 08 Oktober 2022 | 10:16 WIB

Berkat Lobi, FIFA tidak Berikan Sanksi kepada Indonesia

Berkat Lobi, FIFA tidak Berikan Sanksi kepada Indonesia

Soreang | Sabtu, 08 Oktober 2022 | 10:06 WIB

Terkini

Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:50 WIB

Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci

Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:44 WIB

Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?

Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri

Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:35 WIB

Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen

Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:33 WIB

Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing

Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:28 WIB

Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut

Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:26 WIB

Telok Abang Palembang Bukan Sekadar Tradisi Agustus, Kini Jadi Ikon Budaya Kota

Telok Abang Palembang Bukan Sekadar Tradisi Agustus, Kini Jadi Ikon Budaya Kota

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:26 WIB

Terungkap, Trik Warga Israel Bisa Lolos Masuk Bali Meski Tak Ada Hubungan Diplomatik

Terungkap, Trik Warga Israel Bisa Lolos Masuk Bali Meski Tak Ada Hubungan Diplomatik

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:21 WIB

Insanul Fahmi Terpuruk dan Jualan Sayur, Wardatina Mawa: Tapi Semua Sudah Terlambat

Insanul Fahmi Terpuruk dan Jualan Sayur, Wardatina Mawa: Tapi Semua Sudah Terlambat

Entertainment | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:20 WIB

×