SuaraSoreang.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan sejumlah arahan terhadap jajaran Kepolisian di Istana Negara.
Dalam pertemuan tersebut, banyak hal yang dibahas oleh Jokowi dari mulai apresiasi kinerja Polri dalam menangani Covid-19 hingga menyinggung soal gaya hidup mewah.
Tak hanya dua hal itu, Jokowi juga menyinggung perihal slogan Presisi Polri yang dinilai terlalu sulit untuk dimengerti.
"Visi Presisi, Pak Kapolri, saya minta juga tidak usah njelimet-njelimet," tutur Jokowi, seperti dikutip dari akun instagram pribadinya, Sabtu (15/10/2022)
Dikatakan Jokowi, jika visi Presisi Polri mesti lebih disederhanakan agar maksud dan tujuan dari dibuatnya visi tersebut dapat dipahami hingga jajaran bawah Kepolisian.
Tak sekedar dipahami, Ia pun meminta agar visi tersebut benar-benar dijalankan saat melaksanakan tugas demi menciptakan kepercayaan masyarakat.
"Tolong disederhanakan sehingga yang di bawah itu mengerti apa yang harus dijalankan," tambahnya.
Adapun inti dari penyederhanaan tersebut tak lain mengacu pada tiga hal yakni Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
"Polri sebagai pelindung, Polri sebagai pengayom, dan Polri sebagai pelayan masyarakat. Intinya kan kesana," imbuh Jokowi.
"Presisi-nya itu jelasin sekali lagi secara sederhana dan jelas sehingga gampang ditangkap visi itu," pungkasnya.
Dengan melakukan hal tersebut, Jokowi berharap kepercayaan masyarakat kembali tumbuh usai terjadinya berbagai kasus yang melibatkan anggota kepolisian.
Sumber: TikTok Indonesia Maju