SuaraSoreang.id-Kasus Tragedi Kanjuruhan masih terus berlangsung, pihak kepolisian masih terus melakukan penyidikan terkait kasus tersebut.
Belum juga usai dalam pengungkapan kasus Tragedi Stadion Kanjuruhan, kali ini korban meninggal dalam tragedi ini kembali bertambah satu orang.
Korban meninggal dunia tragedi Kanjuruhan yang awalnya tercatat 133 orang, sekarang bertambah dengan total korban saat ini menjadi 134 orang.
Hal tersebut dibenarkan oleh pihak kepolisian dari Polres Malang pada Jumat 21 Oktober 2022.
Kapolres Malang AKBP Putu Kholis membenarkan informasi terkait bertambahnya korban meninggal dalam tragedi tersebut.
“Benar,” ujar Kholis saat dikutip PMJNews, Jumat 21 Oktober 2022.
Korban yang meninggal di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang bernama Reyvano Dwi Afriansyah, (17), yang beralamat di Jalan Kebonsari RT 04 RW 01, Sumber Pucung, Kabupaten Malang.
Dikabarkan sebelumnya, ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan alias Iwan Bule telah diperiksa penyidik Ditreskrimum Polda Jawa Timur (Jatim) terkait tragedi Kanjuruhan.
Pemeriksaan terhadap Ketum PSSI tersebut dilaksanakan pada Kamis 20 Oktober 2022.
Baca Juga: Kejam! Anak 12 tahun Ditusuk Orang tidak Dikenal di Cimahi, Polisi Tengah Memburu Pelaku
Iwan Bule diperiksa penyidik selama lima jam, dimulai dari pukul 13.00 WIB hingga 18.00 WIB.
"Terima kasih, hari ini saya telah menghadiri pemanggilan di Polda Jatim. Alhamdulillah selesai," kata Iwan Bule, usai diperiksa di Mapolda Jatim, Surabaya dikutip dari Antara pada 20 Oktober 2022.
Dalam kesempatan yang sama, Iwan Bule juga meminta maaf, karena pada pemanggilan pertama yakni Selasa 18 Oktober lalu, dirinya tidak bisa hadir.
"Mohon maaf kami pemanggilan pertama tidak bisa hadir, karena ada kegiatan di Kuala Lumpur yakni ada rapat AFC dan FIFA," tutupnya.
Dalam memberi keterangan hasil pemeriksaan, Iwan Bule memberikan kewenangan kepada Ahmad Riyadh yang sudah ditunjuk sebagai juru bicaranya.
Ahmad Riyadh merupakan Ketum PSSI Jawa Timur, dan merupakan juga Ketua Komite Wasit sekaligus anggota Exco PSSI.