SuaraSoreang.id - Anggota DPR RI Dedi Mulyadi sentil Anne Ratna Mustika soal jabatannya sebagai Bupati Purwakarta di tengah proses perceraiannya.
Di periode ini, Anne Ratna Mustika yang akrab disapa Ambu Anne terpilih menjadi Bupati Purwakarta. Keberhasilannya ini disebut karena peran Dedi Mulyadi sebelumnya.
Pada obrolannya kali ini, Dedi Mulyadi ungkap alasan dirinya jarang ada di rumah. Alasan Dedi Mulyadi jarang di rumah itu karena peran besar yang kini membuat Ambu Anne menduduki posisi Bupati Purwakarta.
"Saat menjadi wakil bupati aku keliling demi dikenali masyarakat, dan hikmahnya terpilih sebagai bupati dengan usia sangat muda, kemudian terpilih mejadi bupati, kerja keras lagi, membangun (Kabupaten Purwakarta) dengan penuh kesungguhan, apa yang terjadi? Terpilih lagi jadi bupati, kerja juga menyebar komunikasi ke seluruh daerah di Jawa Barat," ucap Kang Dedi Mulyadi seperti diunggah di akun youtubenya, KDM Channel dikutip pada Jumat (4/11/2022).
Diketahui, Kang Dedi aktif turun ke masyarakat untuk berkeliling hingga masyarakat merasa dekat dengan Dedi Mulyadi.
Inilah yang menurutnya membuat masyarakat merasa percaya pada Dedi Mulyadi termasuk istrinya.
"Apa yang didapat, saya punya hubungan emosi yang baik dengan masyarakat Jabar, apa hikmahnya, saya menjadi bupati dan dipercaya masyarakat, istri terpilih menjadi bupati karena kepercayaan publik yang tinggi," ungkap dia.
Menurutnya, masyarakat yang memilih Anne Ratna Mustika karena ada sosok Dedi Mulyadi didekatnya.
"Banyak yang berpikir waktu itu kalau ibu yang terpilih bapak kan masih di sini, kalau ibu yang terpilih bapak masih bisa bantu, kalau ibu yang terpilih kami bisa dekat dengan bapak," ungkap Dedi Mulyadi.
Baca Juga: Modal Politik Dedi Mulyadi jadi Bupati Purwakarta hingga Anne Ratna Mustika Terpilih, Apa Hikmahnya?
"Mungkin itu tafsir saya, mungkin yang sebenarnya tidak begitu," katanya.
Dedi Mulyadi juga merasa kerja kerasnya dalam bekerja untuk masyarakat selama menjabat dinikmati istrinya, Ambu Anne yang kini menjabat sebagai Bupati Purwakarta.
"Yang terpilih siapa juga yang mendapatkan manfaat terbesar dari kerja keras, siapa coba, Anda yang mendapatkan manfaatnya," ucap dia.(*)