SuaraSoreang.id - Denise Chariesta habis kesabaran dan kini bongkar aib besar sosok Bulan yang diduga Luna Maya pernah kepergok open BO.
Bahkan Denise, Chariesta juga mengatakan bahwa perpisahan Luna Barack dengan Luna Maya disinyalir karena mantan kekasih Ariel NOAH ini kepergok sedang mengkonsumsi narkoba.
Hal tersebut dilakukan oleh Denise Chariesta karena ia menilai bahwa Luna Maya terlalu jauh ikut campur menutupi perselingkuhan RD yang diduga Regi Datau.
Melalui kanal YouTube pribadinya, Denise Chariesta membuat sebuah cerita berjudul "Da Tau Series: Bulan" yang diduga diambil dari kisah Luna Maya.
Denise menceritakan bahwa ada sosok seorang pangeran memiliki kekasih yang memiliki masa lalu kelam.
Keluarga sang pangeran tidak setuju dengan hubungan tersebut, dan mencoba menjebak kekasih sang pangeran.
"Keluarga dari si pangeran ini tidak menyetujui karena wanita ini memiliki video asusila. Keluarga mencoba membuka mata (pangeran). Si Raja (Ayah Pangeran) menjebak (Bulan) untuk jual diri, open BO. Menawarkan harga senilai Rp2 miliar," ungkap Denise Chariesta.
"Pangeran ini menghampiri wanita cantik sedang menghisap bubuk haram. Pangeran syok, Bulan menerima tawaran 2M, Pangeran langsung memutus hubungan," lanjutnya.
Diakhir ucapannya, Denise Chariesta melontarkan kalimat bijak untuk menghindari narkoba dan jual diri.
Baca Juga: Menpora Sebut IESF World Esports Championship Bali Jadi Titik Awal Dimulainya Sejarah Baru
"Ini merupakan edukasi, jangan pernah jual diri dan jauhi narkoba,” pungkasnya.
Mendengar pengakuan dari Denise Chariesta, Netizen lantas terkait keputusan Reino Barack untuk memutuskan Luna Maya.
Dari sebuah video yang diunggah ulang oleh akun @lambe_danu_official99, terlihat Reino Barack memberikan penjelasan terkait alasan dirinya memutuskan Luna Maya.
Menurut Reino Barack, Luna Maya telah melakukan sebuah kesalahan fatal yang membuatnya memilih untuk mundur dari kehidupan mantan kekasih Ariel NOAH ini.
"Saya sudah minta tolong sama dia, ‘Kamu sudah mengecewakan saya dengan kelakuan kamu yang fatal, fatal, fatal sekali," ucap Reino Barrack.
"Saya gak bisa ngomong seberapa fatalnya. Jadi jangan keep in touch sama saya. Saya gak mau. Beri saya ruang, beri saya waktu, mungkin suatu hari kita bisa bersilaturahmi lagi.’ Tapi ditembak terus dicecer terus, kan capek saya. Kan saya sudah minta tolong baik-baik," kata Reino Barack, tahun 2019 silam.