SuaraSoreang.id - Ini adalah kisah tentang seorang wanita yang kesepian.
Ia memiliki suami seorang pengusaha yang sukses.
Namun sang suami jarang ada di rumah karena sibuk mengurus pekerjaannya.
Wanita itu hanya ditemani oleh dua pembantunya di rumah mereka yang berada di tempat terpencil.
Hari itu hujan dan cuaca sangat dingin.
Wanita itu mengeluhkan kepalanya yang sakit tak tertahankan, ia pun berniat untuk mengambil obat.
Di luar kamar, ia bertemu dengan salah satu pembantunya yaitu Heru.
Heru adalah sosok pria yang disegani di kampung itu, ia pria yang berwibawa.
Heru dan dirinya sudah sering bertukar pandang, ada sebuah keterkaitan antara keduanya.
Baca Juga: Kisah Ibu Tiri Nikmati Anak dan Ayahnya Sekaligus, Tak Sengaja di Hotel Itu
Saat itu, Heru sedang menonton televisi di ruang tengah.
Wanita itu memutuskan untuk ikut duduk di ruang televisi dan mengobrol bersama Heru.
Hujan semakin deras, petir menyambar dengan kencang.
Wanita itu ketakutan dan tanpa sadar berlindung di pelukan Heru.
Namun lebih dari sekedar pelukan, wanita itu mendambakan kehangatan….
Tanpa banyak bicara, keduanya akhirnya saling memadu kasih dan melepaskan hasrat masing-masing.