soreang

Sering Dianggap Peredah Stress, Begini Dampak Buruk Masturbasi!

soreang Suara.Com
Selasa, 21 Februari 2023 | 17:54 WIB
Sering Dianggap Peredah Stress, Begini Dampak Buruk Masturbasi!
Dampak buruk masturbasi (Suara.com)

SuaraSoreang.id - Masturbasi adalah aktivitas seksual yang dilakukan seseorang dengan cara menstimulus diri sendiri baik menggunakan alat bantu atau tidak.

Orang yang melakukan masturbasi memiliki tujuan yang berbeda-beda.

Mulai dari tidak kuasa menahan nafsu, kemudian berusaha mencegah berhubungan badan dengan sembarangan orang, hingga merasa bingung ketika hendak mengisi waktu luang.

Dalam pandangan medis, masturbasi diartikan sebagai suatu rangsangan seksual pada alat kelamin yang sengaja dilakukan.

Sebuah penelitian di Amerika Serikat menyebutkan bahwa sekitar 61 % pria pernah melakukan masturbasi, sementara wanita hanya 38 %.

Dianggap sebagai pereda stress, berikut dampak buruk  yang ditimbulkan pada kesehatan saat melakukan masturbasi.

1. Menurunkan sensitivitas saat berhubungan
Masturbasi berpotensi menyebabkan penurunan sensitivitas saat melakukan hubungan seksual, hal ini disebabkan karena adanya rangsangan yang terus menerus pada penis, sehingga dapat mencapai ambang rangsang seseorang pria.

Jika pria memiliki metode masturbasi agresif dengan rangsangan yang berlebihan pada penisnya, maka hal ini dapat menyebabkan terjadinya penurunan sensasi ketika melakukan hubungan seksual dengan pasangannya.

2. Mengakibatkan iritasi dan kelelahan
Seorang pria bisa saja melakukan masturbasi secara kompulsif atau terus menerus, bahkan pada beberapa kasus masturbasi dapat dilakukan sebanyak lebih dari 5 kali dalam sehari.

Baca Juga: Berguna Sebagai Bahan Pelengkap Masakan, Ini Manfaat Daun Salam Bagi Kesehatan

Masturbasi yang berlebihan dapat menyebabkan berbagai efek samping, seperti iritasi pada kulit penis, kelelahan, bahkan gangguan sosial.

Salah satu hal yang dapat terjadi ketika seseorang kecanduan masturbasi, yaitu gangguan aktivitas sehari-hari, dalam banyak kasus keinginan masturbasi dapat terus membayangi fikiran agar terus melakukan tanpa mempertimbangkan situasi dan keadaan.

Hal seperti ini dapat menyebabkan kehilangan konsentrasi saat bekerja, penurunan prestasi di sekolah, atau tidak mengikuti acara sosial, dan juga mempengaruhi hubungan interaksi dan sosialisasi.

3. Menimbulkan perasaan bersalah
Orang yang melakukan masturbasi bisa memiliki rasa bersalah yang mendalam, karena mereka khawatir perilaku yang dilakukan tersebut bertentangan dengan kepercayaan, spiritual, dan budaya yang dianutnya.

Perasaan bersalah ini yang nantinya akan menyebabkan gangguan psikis yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari.

Sumber: Youtube Dokterpedia.net

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI