SuaraSoreang.id - Seperti kita ketahui bahwa Bulan Ramadhan 2023 adalah bulan yang penuh dengan kemuliaan dan keberkahan. Di Bulan Ramadhan 2023 juga ada malam kemuliaan yaitu Malam Lailatul Qadar.
Bagi umat Islam, malam Lailatul Qadar merupakan malam yang penuh dengan keistimewaan karena pada malam tersebut Allah SWT lewat Malaikat Jibril menurunkan ayat-ayat Al-Qur'an kepada Nabi Muhammad SAW pertama kali.
Selain itu, Malam Lailatul Qadar juga memiliki keutamaan karena pada malam-malam Lailatul Qadar Malaikat turun ke bumi untuk memberikan keberkahan, kedamaian, serta petunjuk dari Allah SWT.
Dikutip dari laman zakat.or.id pada Selasa (28/3/2023) berikut makna dari Malam Lailatul Qadar di Bulan Ramadhan 2023.
Malam Lailatul Qadar kerap disebut dengan malam seribu bulan. Menurut Prof. Quraish Shihab menyebugkan bahwa Qadar setidaknya memiliki dua makna, diantaranya:
1. Penetapan Perjalanan Hidup
Mengutip Surat Ad-Duluan ayat 3-5 dijelaskan tentang pengertian Malam Lailatul Qadar tentang penetapan perjalanan hidup manusia.
“Sesungguhnya kami menurunkan Al-Quran pada suatu malam yang diberkahi dan sesungguhnya Kami-lah yang memberi peringatan. Pada malam itu dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah. (yaitu) urusan yang besar dari sisi Kami. Sesungguhnya Kami adalah yang mengutus rasul-rasul.” (Q.S Ad-Dukhan: 3-5),
2. Malam Kemuliaan
Baca Juga: Ronald Wijaya Putuskan Jadi Mualaf Setelah Heran Ada Barcode di Kitab Suci
Kemuliaan pada Malam Lailatul Qadar setiap dengan kemuliaan seribu bulan. Hal tersebut termaktub dalam Al-Qur'an surat Al-Anam ayat 91.
"Mereka tidak mengagungkan Allah sebagaimana mestinya ketika mereka berkata, "Allah tidak menurunkan sesuatu pun kepada manusia." Katakanlah (Muhammad), "Siapakah yang menurunkan Kitab (Taurat) yang dibawa Musa sebagai cahaya dan petunjuk bagi manusia, kamu jadikan Kitab itu lembaran-lembaran kertas yang bercerai-berai, kamu memperlihatkan (sebagiannya) dan banyak yang kamu sembunyikan, padahal telah diajarkan kepadamu apa yang tidak diketahui, baik olehmu maupun oleh nenek moyangmu." Katakanlah, "Allah-lah (yang menurunkannya)," kemudian (setelah itu), biarkanlah mereka bermain-main dalam kesesatannya." (QS. Al-Anam: 91).(*)
Sumber: zakat.or.id