SuaraSoreang.id – Dalam hidup ini, ada saat-saat tertentu dimana kita bisa mengalami rasa cemas dan kegelisahan berlebihan.
Yang menjadi tidak wajar yaitu ketika kecemasan selalu muncul dan menguasai pikiran kita dalam waktu yang lama, atau bisa mencapai level yang lebih ekstrim sehingga membuat kita merasakan frustasi bahkan depresi.
Menurut Ustadz Adi Hidayat, dalam Al-Qur’an surah ke 51 ayat 49, Jika ada kegelisahan, kecemasan berlebihan atau yang disebut dengan Anxiety ini, maka cari lawannya, yaitu ketenangan.
Rumus cepat menghilangkan kegelisahan Ala Adi Hidayat
Obat yang pertama kata Al-Quran, dengan perbanyak dzikir kepada Allah SWT. Begitu sedang cemas berlebihan, ucapkan astagfirullah dan sampaikan ke jiwa sambil mengingat Allah SWT.
Yakinkan pada diri dengan banyak meningkatkan dzikir kepada Allah SWT, maka dampaknya ke hati dan memberikan ketenangan. Lakukan sampai terjadi perubahan dalam hati dengan merasakan ketenangan.
Jika belum tuntas, ambil wudhu. Al-Qur’an disebut oleh Allah SWT sebagai dzikir, di antara fungsinya memberikan ketenangan dalam jiwa. Jika sedang cemas, beristighfar, lalu jika masih ada sisanya, maka berwudhulah, ambil mushaf, lalu membacanya dengan menghadap kiblat.
Ustadz Adi Hidayat dalam Al-Qur'an surah ke 8 ayat ke 2 mengatakan bahwa jika suatu insan membaca atau dibacakan Al-Quran kepada dirinya, maka ada getaran yang bisa meningkatkan keimanan.
“Sepanjang ada insan beriman, dia dibacakan kepadanya Al-Quran atau dia membacanya sendiri, akan ada getaran pada jiwanya, meningkat imannya, tersambung hubungannya dengan Allah SWT.”
Baca Juga: 3 Calon Hakim Agung yang Disetujui Komisi III akan Segera Dibawa ke Rapat Paripurna
Para Ulama mengatakan, jika kita ingin merasakan kenikmatan membaca Al-Quran, rasakan saat membacanya, seolah-olah surat itu diturunkan untuk kita. Maka cara dan perasaan yang akan didapat saat membacanya akan berbeda.
Lebih lanjut ustadz Adi menjelaskan, jika masih ada rasa kegelisahan, menghadap ke kiblat dan tunaikan shalat.
“Shalatnya sesuaikan dengan waktunya. Jika tidak ada waktu khusus, kerjakan shalat Mutlaq. Dan saat sujud, tumpahkan segala kegelisahan, sampai menangis itu gapapa”, tuturnya.
Rasakan perubahan yang terjadi, setelah shalat tuntas dikerjakan. Karena shalat mengumpulkan semua dzikir.
Dan yang terakhir, biasanya sesudah selesai shalat ada ketenangan awal yang akan muncul. Jika kegelisahan muncul kembali, Ustadz Adi menganjurkan untuk menanamkan keyakinan pada jiwa bahwa semua ini akan selesai, akan ada solusinya.
“Maka jika punya persoalan, yakinkan pada diri kita masing-masing, ini pasti selesai, insyaAllah ada solusinya, ga mungkin Allah SWT titipkan kalau saya tidak sanggup menjalaninya,” tutupnya.(*)