SUARA SOREANG - Pantesan istri pengen menang banyak, sekali orgaseme rasanya sampai seminggu, Dokter Boyke sebut perempuan kan nampung.
Rupanya saat mencapai klimaks antara istri dan suami memiliki hal yang berbeda. Dokter Boyke mengatakan, perempuan akan merasakan guncangan lebih lama saat mencapai orgasme.
Sementara si suami, akan merasakan guncangan ketika maksimal orgasme lamanya jauh di bawah si istri.
Dokter Boyke menjelaskan, saat seseorang orgasme akan ada empat hormon berbeda yang ikut keluar juga.
Jika itu semua keluar ketika suami istri berhubungan intim, akan menjadi nikmat dan bertahan lama hingga satu minggu setelahnya.
Boyke menjelaskan, saat melakukan hubungan seks ada empat hormon yang ikut keluar.
Mulai dari hormon kebahagiaan atau endorfin yang ikut keluar. Ada juga hormon moodnya yaitu serotonin yang juga ikut keluar keluar.
"Belum lagi hormon cinta atau oksitosin keluar. Lalu ada hormon kesenangan atau dopamin keluar," katanya.
"Empat itu keluar bayangin aja dirasakan kenikmatannya satu minggu,” sambung Boyke.
Baca Juga: Pulang ke Indonesia, Bunda Corla Rencanakan Hal Ini
Nah kalau suami sangat beda dengan perempuan. Suami akan memiliki efek bisa bertahan selama tiga hari.
Jadi saat berhubungan seks terlalu sering, akan membuat suami lemas karena banyaknya sperma yang harus keluar.
Sedangkan bagi perempuan, efek dari sekali orgasme bisa bertahan lama. Jika kembali harus berhubungan seks, sangat tidak masalah.
“Pria kenikmatannya tiga hari. Kalau pada perempuan sih karena dia menampung, mau seminggu ditambah lagi, di charge lagi boleh,” pungkas Dokter Boyke. (*)