SUARA SOREANG - Tupperware merupakan merek peralatan rumah tangga atau penyimpanan makanan legendaris yang berasal dari Amerika Serikat, yang didirikan oleh ahli kimia Earl Tupper 77 tahun yang lalu.
Diketahui saat ini Tupperware tengah mengalami kesulitan secara finansial akibat penurunan penjualan produknya dan keadaan krisis dana perusahaan. Perusahaan asal Amerika Serikat ini terkenal pada tahun 1950-an dan 1960-an, kini saham Tupperware anjlok hampir 50% minggu ini.
Dilansir dari The guardians business pada Kamis (13/4/23), Tupperware mengatakan bahwa mereka tidak akan memiliki cukup uang tunai untuk mendanai operasinya kecuali jika mereka dapat memperoleh pendanaan tambahan dalam beberapa hari mendatang.
Perusahaan ini mengatakan sedang mempertimbangkan untuk melakukan pemutusan hubungan kerja dan menjual beberapa portfolio real estate untuk menghemat uang.
Wadah penyimpanan makanan yang populer di kalangan ibu-ibu ini, kini terancam gulung tikar lantaran keadaan krisis finansial perusahaan. Penjualan produk Tupperware pun kini menurun dan mengakibatkan saham yang anjlok 50%.
Sempat mengalami kenaikan pada masa pandemi, harga saham pun melonjak naik, permintaan pasar pun meningkat dari sebelumnya karena kebijakan lockdown yang mengharuskan setiap orang untuk tetap di rumah.
Sudah berdiri sekitar 77 tahun, tupperware tidak bisa bertahan dengan kekonsistenannya dan permintaan pasar peralatan rumah tangga terus menurun sehingga persaingan pasar dan produk semakin meningkat.(*)
Sumber: Instagram/Ussfeed
Baca Juga: 4 Drama Korea Komedi Romantis dari tvN yang Paling Populer, Ada Favoritmu?